Pemprov DKI Jakarta Alokasikan Rp132 Miliar untuk Normalisasi Kali Cakung Lama
BeritaNasional.com - Pemprov DKI Jakarta mengalokasikan anggaran sebesar Rp132 miliar untuk melakukan normalisasi Kali Cakung Lama, Jakarta Utara.
Program ini menjadi salah satu langkah prioritas Pemprov DKI dalam upaya penanganan banjir di Ibu Kota.
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengatakan, keputusan normalisasi Kali Cakung Lama diambil setelah Pemprov menggelar rapat khusus membahas penanganan banjir.
Adapun Kali Cakung Lama disebut menjadi salah satu titik yang kerap memicu genangan dan banjir.
"Maka kami menyetujui dan segera akan dimulai untuk sekali lagi normalisasi Kali Cakung Lama," kata Pramono di Balai Kota Jakarta, dikutip Jumat (30/1/2026).
Pramono menjelaskan, normalisasi Kali Cakung Lama akan dilakukan secara paralel dengan normalisasi Kali Ciliwung.
Selain itu, Pemprov DKI juga berencana melakukan normalisasi Kali Krukut di Jakarta Selatan. Namun, untuk tahap awal, prioritas akan difokuskan pada Kali Cakung Lama dan Kali Ciliwung.
Ia juga menginstruksikan Dinas Sumber Daya Air (SDA) Jakarta untuk membangun turap di sepanjang Kali Cakung Lama, di lahan yang telah dibebaskan.
Sementara itu, untuk Kali Ciliwung, peran Pemprov DKI terbatas pada pembebasan lahan, sedangkan pembangunan tanggul atau turap menjadi kewenangan Kementerian Pekerjaan Umum (PU).
"Untuk normalisasi Ciliwung, yang akan membangun tanggul atau turapnya adalah Kementerian PU, tetapi untuk Kali Cakung Lama dilakukan oleh Pemerintah DKI Jakarta dan itu akan menjadi prioritas kami dalam rangka penanganan banjir jangka menengah," jelas Pramono.
Pramono berujar, anggaran sebesar Rp132 miliar telah disiapkan untuk pembebasan lahan dalam rangka normalisasi Kali Cakung Lama. Anggaran tersebut direncanakan mulai digunakan pada Februari 2026.
"Tadi untuk bulan Februari saja kita butuh Rp132 miliar dan sudah disetujui pembebasan," ujar Pramono.
Ia menambahkan, Pemprov DKI juga membuka kemungkinan penambahan anggaran melalui APBD Perubahan. Pasalnya, anggaran yang telah disiapkan belum mencakup penanganan penyempitan di bagian hilir Kali Cakung Lama.
"Sekarang ini secara prinsip, untuk 8,5 kilometer itu anggarannya sudah ada. Hanya memang yang di ujung belum ada anggarannya, tetapi saya sudah menyetujui dan ini menjadi prioritas untuk APBD Perubahan," tandasnya.
GAYA HIDUP | 2 hari yang lalu
EKBIS | 2 hari yang lalu
PERISTIWA | 2 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu
EKBIS | 1 hari yang lalu
EKBIS | 1 hari yang lalu
POLITIK | 1 hari yang lalu
EKBIS | 1 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu







