RDF Plant Rorotan Dilengkapi Teknologi Pengendalian Emisi dan Bau
BeritaNasional.com - Pemprov DKI Jakarta meningkatkan pengendalian dampak lingkungan pada operasional RDF Plant Rorotan, Jakarta Utara.
Langkah ini dilakukan dengan meningkatkan teknologi pengendalian pencemaran udara untuk menekan potensi bau dan emisi dari aktivitas pengolahan sampah.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta, Asep Kuswanto, mengatakan pihaknya telah meningkatkan sistem Air Pollution Control Devices (APCD) di RDF Plant Rorotan.
Salah satunya adalah dengan menambah jumlah unit deodorizer yang berfungsi menekan bau sejak dari sumber proses.
“Peningkatan teknologi ini kami lakukan untuk meminimalkan potensi dampak lingkungan, khususnya terkait bau dan emisi udara," kata Asep dalam keterangan resmi, Selasa (3/2/2026).
“Saat ini telah terpasang empat unit deodorizer, meningkat dari sebelumnya tiga unit, yang bekerja menekan bau sejak dari sumber proses sebelum berpotensi menyebar ke lingkungan sekitar,” tambah dia.
Selain deodorizer, RDF Plant Rorotan juga dilengkapi berbagai perangkat pengendalian emisi lainnya, seperti cyclone, baghouse filter, dan wet scrubber yang masing-masing berjumlah enam unit.
Sistem tersebut diperkuat dengan dua unit wet scrubber tahap kedua, dua unit wet electrostatic precipitator, dua unit filter karbon aktif, delapan unit induced draft fan, serta dua unit cerobong untuk pelepasan emisi.
Asep menegaskan, seluruh teknologi tersebut dirancang agar operasional RDF Plant Rorotan memenuhi standar teknis dan ketentuan lingkungan hidup yang berlaku.
“Peningkatan teknologi pengendalian emisi, bau, dan kualitas pengoperasian RDF Plant Rorotan juga berada di bawah supervisi Ahli Pencemaran Udara dari Institut Teknologi Bandung (ITB),” ujar Asep.
Ia menambahkan, penguatan sistem pengendalian lingkungan menjadi bagian dari upaya Pemprov DKI dalam mengelola sampah berbasis teknologi, dengan tetap memperhatikan dampak terhadap lingkungan dan kesehatan masyarakat.
“Penguatan teknologi dan pengendalian lingkungan ini adalah bagian dari upaya kami menghadirkan solusi pengelolaan sampah yang modern, aman, dan bertanggung jawab, agar Jakarta tidak mengalami krisis pengelolaan sampah seperti beberapa daerah,” tandasnya.
TEKNOLOGI | 2 hari yang lalu
EKBIS | 2 hari yang lalu
POLITIK | 1 hari yang lalu
EKBIS | 1 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 2 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu
EKBIS | 1 hari yang lalu
POLITIK | 1 hari yang lalu
DUNIA | 2 hari yang lalu






