Honda Tatap MotoGP 2026 dengan Percaya Diri, Mir Bidik Lebih Banyak Podium
BeritaNasional.com - Honda HRC Castrol resmi meluncurkan proyek MotoGP 2026 dengan mempertahankan skema warna yang sama seperti musim lalu. Tim pabrikan Jepang tersebut masih mengusung warna tricolor merah, biru, dan putih. Meski tampilan motor tidak banyak berubah, perhatian utama tertuju pada paket teknis RC213V 2026 yang diklaim mengalami peningkatan signifikan.
Honda diketahui membuat kemajuan penting setelah naik ke konsesi Peringkat C. Progres tersebut turut didukung performa para pembalapnya sepanjang musim sebelumnya.
Kendati sempat mengalami sejumlah DNF, Joan Mir dinilai berperan besar dalam kebangkitan Honda dengan mengamankan dua podium Grand Prix di Motegi dan Sepang. Capaian tersebut membuat Mir menyambut musim 2026 dengan optimisme tinggi.
“Ekspektasi lebih tinggi dibandingkan tahun lalu. Tahun lalu, tujuan kami adalah untuk kompetitif di akhir musim. Kami mencapai tujuan itu. Kami menunjukkan potensi besar, dan dilihat dari performa kami, kami masuk enam besar di setiap balapan. Kami ingin secara konsisten finis di depan, atau bahkan mencapai konsistensi yang lebih besar, tetapi konsistensi ini hanya dapat dicapai dengan paket yang memungkinkan kami untuk lebih mengendalikan situasi,” ujar Mir dikutip dari laman resmi MotoGP, Kamis (5/2/2026).
Ia menilai peningkatan paket motor akan sangat berpengaruh terhadap performa di lintasan.
“Jika kami memiliki paket yang lebih baik, kami tidak perlu memacu mesin habis-habisan dari awal hingga akhir. Itu membuat perbedaan besar. Kami ingin mendapatkan lebih banyak podium dan mampu tampil di beberapa trek yang menguntungkan Saya ingin lebih dekat dengan kemenangan,” lanjutnya.
Musim 2025 disebut Mir sebagai periode transisi bagi Honda. Pada fase tersebut, ia mampu memperlihatkan potensi motor dalam berbagai situasi balapan, yang menjadi pijakan untuk pengembangan lebih lanjut.
“Kami terus meningkatkan dasar motor. Sekarang, para insinyur kami memiliki waktu untuk mengintegrasikan semua informasi dan mengatasi kelemahan yang menyebabkan kami terlalu memaksakan diri di beberapa trek, yang, terutama dalam kasus saya, menyebabkan sedikit inkonsistensi,” imbuhnya.
Pembalap asal Spanyol itu juga mengaku optimistis dengan kematangan RC213V versi terbaru.
“Saya sangat optimis. Tahun ini, saya merasa motornya sangat matang. Salah satu alasannya adalah saya sudah lama mengendarainya. Kami semua membuat kemajuan yang baik dalam proyek ini. Saya sangat senang melihat bahwa kerja keras yang telah kami lakukan sejauh ini akhirnya membuahkan hasil, sambil tetap berhati-hati," beber dia.
"Karena di sini, mudah untuk terbawa suasana dengan kegembiraan di awal dan mengatakan hal-hal negatif. Dalam arti tertentu, kami ingin mendominasi dunia, tetapi semuanya bergantung pada tes yang bagus, pramusim yang bagus, dan persiapan yang baik untuk musim ini,” timpalnya
MotoGP 2026 juga akan menjadi musim terakhir Honda RC213V bermesin 1.000 cc berlaga di kelas premier. Mulai musim berikutnya, MotoGP akan memasuki era baru dengan perubahan regulasi teknis, termasuk penurunan kapasitas mesin menjadi 850 cc.
Namun, Mir menegaskan fokus utamanya saat ini tetap pada pengembangan motor musim ini agar menjadi fondasi kuat menghadapi perubahan regulasi tersebut.
“Kami berfokus pada peningkatan aspek negatif motor dan memasukkan elemen-elemen untuk perbaikan. Aleix (Espargaro, pembalap penguji HRC) telah menemukan motor yang sangat seimbang. Motor ini tidak terlalu bagus di satu area dan sangat buruk di area lain. Motor ini bekerja sangat baik di semua area di Sepang. Setelah itu, kita perlu mengeksplorasi batas kemampuannya lebih lanjut dan melihat bagaimana performanya di trek lain,” tandas Mir.
GAYA HIDUP | 2 hari yang lalu
EKBIS | 2 hari yang lalu
PERISTIWA | 2 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu
EKBIS | 1 hari yang lalu
EKBIS | 1 hari yang lalu
POLITIK | 1 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 2 hari yang lalu
EKBIS | 2 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu







