Pelemparan Molotov Siswa SMP Kalbar Satu Komunitas dengan Pelaku Ledakan SMA 72 Jakarta, Komisi X: Ini Masalah Serius
BeritaNasional.com - Siswa SMP di Kalimantan Barat yang melempar bom molotov diketahui merupakan anggota komunitas yang sama dengan pelaku peledakan SMA 72 Jakarta Utara.
Menanggapi hal tersebut, Wakil Ketua Komisi X DPR RI Lalu Hadrian Irfani prihatin dengan kondisi ini. Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) didorong untuk berkoordinasi dengan aparat penegak hukum.
"Tentu pertama kami prihatin ini, prihatin mendengar informasi seperti ini. Kami melalui Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, meminta agar ada koordinasi dengan aparat penegak hukum," katanya di kompleks Parlemen Senayan, Kamis (4/3/2026).
Ia menyatakan masalah menyebarnya paham ekstrimisme di kalangan anak muda menjadi persoalan serius. Kini bukan lagi usia dewasa yang terpapar, tetapi telah menyasar anak-anak sekolah.
"Karena kalau sudah mulai satu, dua, tiga, dan seterusnya, itu tentu akan menjadi persoalan serius. Apalagi target, kalau saya lihat sekarang ada pengalihan target ini, yang tadinya menggunakan orang biasa-biasa, orang dewasa, yang artinya di luar usia sekolah, sekarang targetnya menyasar anak-anak sekolah," ungkapnya.
Komisi X DPR sambung dia akan menagih keseriusan Kemendikdasmen dalam mengambil langkah pencegahan ini. Ia mengatakan hal ini dalam rapat kerja yang digelar pekan depan. Semua pemangku kepentingan harus bekerjasama menuntaskan masalah ini.
"Kami di Komisi X insyaallah minggu depan akan bertemu dengan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah untuk membahas ini, melakukan pencegahan, dan tentu kami juga meminta tidak hanya Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, orang tua, guru, kemudian seluruh stakeholder pendidikan yang ada di daerah, tidak hanya di pusat, ikut serta-merta bekerja bersama-sama menuntaskan masalah ini," kata politikus PKB ini.
Sebelumnya, Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri mengungkap fakta pelemparan bom molotov yang dilakukan siswa SMP Negeri 3 Sungai Raya Kalimantan Barat (Kalbar) merupakan dampak dari paparan ideologi kekerasan ekstrem.
Juru Bicara Densus 88 Kombes Pol Mayndra Eka Wardhana menjelaskan fakta itu, karena siswa SMP juga tergabung dalam satu komunitas yang sama dengan siswa pelaku peledakan SMA 72 Jakarta yakni True Crime Community (TCC).
"Berdasarkan analisa dari Tim Densus 88 mereka tergabung dalam komunitas yang sama dengan ABH (anak berhadapan dengan hukum) SMAN 72 Jakarta," kata Mayndra saat dihubungi, Kamis (5/2/2026).
Kendati demikian, Mayndra tidak menjelaskan apakah keduanya saling kenal. Karena, jika sesuai temuan temuan Densus 88 jaringan komunitas TCC terdapat 27 grup di media sosial dengan nama berbeda.

GAYA HIDUP | 2 hari yang lalu
EKBIS | 2 hari yang lalu
PERISTIWA | 2 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu
EKBIS | 1 hari yang lalu
EKBIS | 1 hari yang lalu
POLITIK | 1 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu
EKBIS | 1 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu






