Kredit Tanpa Agunan, Kenali Pengertian hingga Kelebihan dan Kekurangannya

Oleh: Tim Redaksi
Jumat, 06 Februari 2026 | 06:32 WIB
Ilustrasi pemberian kredit. (BeritaNasional/freepik)
Ilustrasi pemberian kredit. (BeritaNasional/freepik)

BeritaNasional.com -  Layanan pemberian kredit menjadi pilihan alternatif yang sering diandalkan ketika membutuhkan sumber dana tambahan.
Namun dalam prosesnya  syarat yang diajukan terkadang jadi hambatan salah satunya terkait jaminan sebab tidak semua orang memiliki barang berharga yang bisa dijadikan jaminan.

Di tengah hambatan itu Kredit Tanpa Agunan (KTA) sebagai solusi. Kredit tanpa agunan merupakan produk pinjaman yang ditawarkan oleh lembaga keuangan tanpa jaminan aset.

Berikut ulasan singkat  kredit tanpa agunan

Pengertian Kredit Tanpa Agunan

Mengutip laman Pegadaian kredit tanpa agunan adalah fasilitas pembiayaan yang diberikan oleh lembaga keuangan kepada nasabah tanpa membutuhkan jaminan kebendaan.

Dengan kata lain, persetujuan pinjaman akan didasarkan pada riwayat kredit dan pendapatan bukan keberadaan aset yang bisa dijaminkan.

Hal ini membuat kredit tanpa agunan menjadi opsi yang menarik yang menjadi jalan keluar bagi nasabah untuk mewujudkan berbagai rencana. Sebab nasabah tidak perlu lagi memikirkan aset berharga tertentu untuk dijadikan sebagai agunan saat ingin memperoleh dana pinjaman untuk keperluan sebagai berikut:

  1. Biaya renovasi rumah.
  2. Modal memulai usaha.
  3. Modifikasi mobil.
  4. Biaya persiapan pernikahan.
  5. Dana pendidikan dan kesehatan.
  6. Liburan dan lain sebagainya.

Umumnya, contoh kredit tanpa agunan cukup beragam dan bisa berbeda di masing-masing lembaga penyedia. Misalnya, KUR Syariah di Pegadaian yang diperuntukkan bagi usaha.

Karakteristik KTA (Kredit Tanpa Agunan)

Kredit tanpa agunan memiliki ciri-ciri yang membedakannya dengan layanan pendanaan lainnya. Adapun beberapa karakteristik KTA (Kredit Tanpa Agunan) adalah sebagai berikut.

  1. Tidak membutuhkan aset tertentu sebagai agunan, seperti rumah, kendaraan, sertifikat tanah, atau lainnya.
  2. Proses kredit tergolong lebih mudah dan cepat.
  3. Bisa digunakan untuk kebutuhan produktif maupun konsumtif.
  4. Biaya administrasi serta provisi akan didebit langsung dari rekening nasabah.
  5. Total pinjaman dapat diambil secara tunai.
  6. Perhitungan suku bunga dilakukan menurut ketentuan yang berlaku di lembaga keuangan bersangkutan.
  7. Bisa diajukan oleh siapa saja, seperti wiraswasta, karyawan, atau profesional.

Jenis Kredit Tanpa Agunan

1. KTA Dana Cepat

Jenis KTA ini dapat dicairkan dalam waktu cepat, yaitu kurang dari seminggu sehingga cocok untuk nasabah yang membutuhkan dana mendesak. Dana yang didapatkan bisa digunakan untuk beragam kebutuhan.

2. KTA Tenor Panjang

Produk kredit ini menyediakan masa tenor cukup lama, yaitu hingga 3 tahun. Alhasil, dana angsuran yang dikeluarkan tergolong ringan. KTA tenor panjang cocok untuk nasabah yang menghendaki pengembalian pinjaman lebih lama.

3. KTA Early Payment Fee

Layanan ini menawarkan waktu pelunasan yang dipercepat. Artinya, nasabah dapat membayar pinjaman lebih cepat tanpa perlu khawatir dikenakan denda atau penalti. Pihak kreditur pun akan langsung memprosesnya.

4. KTA Payroll

KTA payroll bisa disebut juga sebagai KTA gaji. Jenis KTA ini memungkinkan nasabah menyalurkan pendapatannya ke lembaga keuangan tertentu.

Dengan adanya payroll, pihak lembaga keuangan dapat mengetahui secara pasti gaji nasabah per bulan. Ini memudahkan tahap penilaian kemampuan pelunasan kredit.

5. KTA Tanpa Kartu Kredit

KTA tanpa kartu kredit menawarkan pinjaman yang tidak mewajibkan nasabahnya mengajukan atau memiliki kartu kredit karena bukan persyaratan utama.

Melalui jenis KTA ini, pihak lembaga keuangan bisa melihat riwayat kredit nasabah sehingga penilaian terhadap kemampuan pembayaran kredit pun menjadi lebih mudah dilakukan.

Syarat Pengajuan Kredit Tanpa Agunan

  1. Usia peminjam minimal 21 tahun dan maksimal 55-60 tahun ketika tenor berakhir.
  2. WNI (Warga Negara Indonesia) yang bisa dibuktikan melalui salinan KTP aktif.
  3. Status pekerjaan jelas dengan penghasilan tetap yang dibuktikan lewat slip gaji dan surat keterangan kerja.
  4. Mempunyai rekening di bank yang sama dengan tempat pengajuan kredit tanpa agunan.
  5. Rekening tabungan selama 3 bulan terakhir.
  6. Salinan NPWP (Nomor Pokok Wajib Pajak).
  7. Surat Izin Usaha Perdagangan (SIUP) dan Tanda Daftar Perusahaan (TDP) bagi wiraswasta.
  8. Tidak ada riwayat kredit macet.

Kelebihan Kredit Tanpa Agunan

Terdapat beberapa kelebihan kredit tanpa agunan yang dapat dirasakan oleh nasabah selaku debitur, di antaranya:

  1. Proses pengajuan cenderung lebih mudah dan cepat karena tanpa perlu mengevaluasi agunan.
  2. Memberikan kesempatan bagi nasabah yang tidak mempunyai barang cukup berharga sebagai jaminan untuk mengakses dana pinjaman.
  3. Menawarkan fleksibilitas dan keleluasaan dalam menggunakan dana kredit.
  4. KTA tidak mengikat aset tertentu sebagai agunan sehingga mengurangi adanya risiko kehilangan aset.
  5. Cocok untuk kebutuhan darurat atau mendesak.
  6. Pilihan plafon variatif sehingga bisa disesuaikan dengan kebutuhan nasabah.

Kekurangan Kredit Tanpa Agunan

Meskipun menguntungkan, KTA juga memiliki beberapa kekurangan yang dapat dijadikan sebagai bahan pertimbangan, seperti:

  1. Tingkat suku bunga cenderung lebih besar.
  2. Jumlah dana pinjaman yang diberikan terbatas sebab kreditur perlu mempertimbangkan risiko terkait kemampuan pengembalian dan keabsahan debitur.
  3. Berpengaruh pada kesehatan finansial mengingat suku bunganya tinggi. Jika penghasilan tidak stabil, maka akan menjadi beban yang memberatkan.
  4. Kurang cocok untuk kebutuhan kredit besar, seperti pembelian kendaraan mahal atau properti karena tidak akan jaminan pengikat. Alhasil, kecil kemungkinannya kreditur bersedia memberi jumlah pinjaman yang besar.
  5. Risikonya lebih tinggi daripada kredit beragunan.

 sinpo

Editor: Sri Utami Setia Ningrum
Komentar: