Dewan Pers Harap Pemerintah Intervensi Media Sosial untuk Keberlanjutan Pers

Oleh: Lydia Fransisca
Senin, 09 Februari 2026 | 12:37 WIB
Ketua Dewan Pers Komarudin Hidayat (Beritanasional/Panji)
Ketua Dewan Pers Komarudin Hidayat (Beritanasional/Panji)

BeritaNasional.com - Ketua Dewan Pers Komarudin Hidayat berharap adanya intervensi pemerintah untuk menciptakan keadilan distribusi iklan di tengah tekanan yang dialami industri media akibat dominasi media sosial dan platform digital.

Hal ini disampaikan Komarudin pada puncak perayaan Hari Pers Nasional (HPN) 2026 di Serang, Banten pada Senin (9/2/2026).

Komarudin menilai, pergeseran belanja iklan ke media sosial berdampak langsung pada keberlangsungan bisnis media pers konvensional. 

Menurutnya, logika bisnis buying audience membuat iklan mengikuti audiens yang kini lebih banyak berada di media sosial.

“Karena logika bisnis itu buying audience, karena audiensnya banyak di medsos, maka ini mengurangi jatah revenue yang semula masuk ke media pers, sekarang pindah kepada media sosial,” kata Komarudin.

Komarudin berujar, kondisi tersebut menyebabkan penurunan kinerja bisnis media pers secara signifikan, bahkan berujung pada PHK di banyak perusahaan media.

“Akibatnya tadi dikatakan bahwa media pers konvensional dari segi bisnisnya mengalami declining. Hari ini tidak ada perusahaan pers yang tidak melakukan PHK pada karyawannya,” ujar Komarudin.

Atas situasi tersebut, Komarudin menegaskan pentingnya peran pemerintah untuk memastikan ekosistem industri media yang lebih adil, terutama dalam distribusi belanja iklan.

“Oleh karena itu kami juga mengharapkan bagaimana intervensi campur tangan pemerintah agar terjadi keadilan iklan agar tidak tersedot mayoritas kepada media sosial, tapi juga ikut mempertahankan tegaknya suburnya pers,” ujarnya.
 sinpo

Editor: Dyah Ratna Meta Novia
Komentar: