39 Warga Mengungsi, Bandara Koroway Batu Ditutup Pasca Penembakan KKB
BeritaNasional.com - Polisi telah mengambil beberapa langkah pengamanan imbas penembakan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) terhadap pesawat Smart Air PK-SNR di Bandara Perintis Koroway Batu, Boven Digoel, Papua Selatan.
Kasatgas Humas Ops Damai Cartenz, Kombes Yusuf Sutejo, mengatakan langkah pengamanan pertama yakni menutup sementara operasional bandara perintis sampai kondisi dinyatakan kondusif.
"Untuk sementara, penerbangan dari Tanah Merah menuju Bandara Korowai Batu dihentikan hingga situasi dinyatakan sepenuhnya aman," ujar Yusuf dalam keterangan tertulis, Kamis (12/2/2026).
Selain penutupan operasional sementara bandara, Yusuf menyampaikan pengamanan kedua adalah membantu 39 warga yang ingin mengungsi karena khawatir akibat serangan penembakan.
"Dampak psikologis turut dirasakan warga. Berdasarkan data sementara, 39 warga sempat mengungsi ke arah Senggo karena rasa takut," ujarnya.
Sembari melakukan dua langkah pengamanan, Yusuf menegaskan personel gabungan yang berada di lokasi saat ini sedang berupaya memastikan kondisi kembali aman.
Total telah dikerahkan sebanyak 20 personel Ops Damai Cartenz dan 12 personel Kopasgat TNI Angkatan Udara (AU) yang dikirim ke lokasi untuk memperkuat pengamanan.
“Setelah area kami amankan dan situasi dinyatakan kondusif, kami berharap warga yang mengungsi dapat kembali dan pelayanan kepada masyarakat bisa berjalan seperti biasa,” pungkasnya.
Perlu diketahui, insiden penembakan ini telah terkonfirmasi dilakukan KKB Batalyon Kanibal dan Semut Merah terhadap pesawat Smart Air yang baru mendarat di Bandara Perintis Koroway Batu, Boven Digoel, Papua Selatan, pada Rabu (11/2/2026) pagi.
Atas insiden penembakan ini, turut memakan korban jiwa Kapten Egon Erawan dan Kapten Baskoro selaku kopilot. Mereka ditemukan tewas di landasan bandara akibat luka tembak yang diderita sekira pukul 11.05 WIB.
Sementara itu, 13 penumpang termasuk balita berhasil selamat dari penembakan tersebut setelah seluruhnya menyelamatkan diri ke dalam hutan di sekitar area bandara.
TEKNOLOGI | 2 hari yang lalu
EKBIS | 2 hari yang lalu
POLITIK | 1 hari yang lalu
EKBIS | 1 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 2 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu
EKBIS | 1 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu
POLITIK | 1 hari yang lalu
DUNIA | 2 hari yang lalu






