TNI-Polri Jamin Keamanan Pengungsi Usai Penembakan Pesawat Smart Air

Oleh: Bachtiarudin Alam
Jumat, 13 Februari 2026 | 14:33 WIB
Kadiv Humas Polri Irjen Johnny Eddizon Isir. (Foto/Dok Humas Polri)
Kadiv Humas Polri Irjen Johnny Eddizon Isir. (Foto/Dok Humas Polri)

BeritaNasional.com - Petugas keamanan dari unsur TNI-Polri telah mengamankan situasi di sekitar area Bandara Perintis Koroway Batu, Boven Digoel, Papua Selatan, setelah tragedi penembakan KKB terhadap pesawat Smart Air PK-SNR.

“Ya, alhamdulillah puji Tuhan sudah bisa menguasai dan situasi di sana relatif kemudian bisa terkendali,” kata Kadiv Humas Polri Irjen Johnny Eddizon Isir kepada wartawan pada Jumat (13/2/2026).

Menurut Johnny, Koroway sedianya adalah wilayah di Kabupaten Boven Digoel yang tidak termasuk dalam kawasan operasi. Sejauh ini, wilayah tersebut termonitor relatif aman dan terkendali.

“Tapi, dengan kejadian ini, personel dari Operasi Damai Cartenz dan Polda Papua kemudian sudah bergeser ke sana, tadi yang saya sampaikan, relatif kemudian situasi bisa terkendali,” tuturnya.

Sementara itu, 39 warga yang mengungsi diharapkan bisa kembali ke rumah masing-masing. Sebab, keamanan warga saat ini dijamin dengan kehadiran aparat yang berjaga di wilayah Koroway Batu.

“Kita pastikan masyarakat sipil yang tidak terkait, kita akan jamin mereka punya keamanan dan keselamatan. Silakan kembalilah beraktivitas seperti biasa, enggak apa-apa,” jelasnya.

“Karena kita lagi sedang melakukan penyelidikan untuk memastikan siapa dari kelompok yang dari Yahukimo ini. Itu yang akan kita kemudian upayakan untuk kejar,” tandasnya.

Di sisi lain, Johnny menegaskan TNI-Polri telah berkomitmen menjamin keselamatan transportasi sipil. Sebab, kondisi dan karakteristik geografis di Papua membuat transportasi udara menjadi urat nadi untuk konektivitas.

“Jadi, Polri, dalam hal ini, kawan-kawan di polda dan kawan-kawan TNI yang ada di Papua, berupaya memastikan keamanan dan keselamatan penerbangan sipil di bandara-bandara perintis di tanah Papua,” ucapnya.

Diketahui, insiden penembakan ini telah terkonfirmasi dilakukan KKB Batalyon Kanibal dan Semut Merah terhadap Pesawat Smart Air yang baru mendarat di Bandara Perintis Koroway Batu, Boven Digoel, Papua Selatan, Rabu (11/2/2026) pagi.

Insiden penembakan ini turut memakan korban jiwa Kapten Egon Erawan dan Kapten Baskoro selaku kopilot. Mereka ditemukan tewas di landasan bandara akibat luka tembak yang diderita sekira pukul 11.05 WIB. 

Sementara itu, 13 penumpang, termasuk balita, berhasil selamat dari penembakan tersebut. Mereka seluruhnya menyelamatkan diri ke dalam hutan di sekitar area bandara.sinpo

Editor: Tarmizi Hamdi
Komentar: