Siaga Mudik 2026, Menhub Siapkan Skenario Antisipasi Cuaca Ekstrem di Jalur Penyeberangan

Oleh: Tim Redaksi
Selasa, 17 Februari 2026 | 22:00 WIB
Menhub Dudy Purwagandhi. (BeritaNasional/Elvis Sendouw)
Menhub Dudy Purwagandhi. (BeritaNasional/Elvis Sendouw)

BeritaNasional.com - Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi memberikan atensi khusus terhadap potensi cuaca ekstrem yang diprediksi terjadi selama masa Angkutan Lebaran 2026. 

Ia meminta seluruh pemangku kepentingan untuk memperketat kesiapan, terutama di jalur penyeberangan laut.

Dalam kunjungannya ke Bandar Lampung pada Selasa (17/2/2026), Menhub menegaskan komitmen pemerintah untuk menjaga kelancaran arus mudik dan balik, khususnya yang menghubungkan Pulau Jawa dan Pulau Sumatera.

"Kami terus berupaya agar penyeberangan ataupun mobilitas dari Pulau Jawa ke Pulau Sumatera atau sebaliknya dapat terlayani dengan baik. Sehingga kami mempersiapkan segala pelayanan," ujar Menhub.

Salah satu langkah krusial yang diambil Kemenhub adalah memperkuat koordinasi dengan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG). 

Hal ini dilakukan untuk memantau pergerakan cuaca secara real-time guna menghindari risiko di perjalanan.

"Berkaitan dengan cuaca ekstrem, kami juga akan berkoordinasi dengan BMKG untuk memastikan pelaksanaan angkutan Lebaran berjalan lancar," tuturnya.

Tak hanya sekadar memantau, Menhub mengungkapkan adanya peluang untuk melakukan intervensi lingkungan jika kondisi memburuk. 

Pemerintah mempertimbangkan opsi pelaksanaan modifikasi cuaca guna menjamin keamanan masyarakat yang menyeberang antar-pulau.

Menhub menjelaskan bahwa pengawasan ketat akan terus dilakukan hingga pembukaan Posko Angkutan Lebaran yang dijadwalkan pada 13 Maret mendatang. 

Sementara itu, pihak kepolisian dilaporkan sudah mulai melakukan operasi pengamanan lebih awal.

"Kita akan melihat kondisinya sampai dengan saat pelaksanaan posko Angkutan Lebaran pada 13 Maret. Dan pihak kepolisian pun sudah melakukan operasinya sebelum 13 Maret," ucap Menhub Dudy.

Selain ancaman cuaca di darat, pemerintah juga mewaspadai potensi gelombang tinggi di wilayah perairan penyeberangan. 

Sebagai langkah antisipasi, pemerintah akan menambah jumlah personel gabungan di titik-titik strategis.

"Telah ada rekomendasi terkait penambahan personel gabungan juga untuk dilakukan pengendalian kemacetan dan mitigasi risiko kecelakaan selama Angkutan Lebaran 2026," tambahnya.

Menhub menutup pesannya dengan memastikan bahwa sinergi antara pemerintah pusat dan daerah akan terus diperkuat. 

Tujuannya, memastikan jutaan masyarakat yang melakukan mobilitas selama Lebaran 2026 dapat sampai di tujuan dengan selamat, aman, dan nyaman.

Sumber: Antarasinpo

Editor: Tarmizi Hamdi
Komentar: