PM Jepang Sanae Takaichi dan Kabinet Kompak Mundur, Hanya sebagai Syarat Administratif

Oleh: Tim Redaksi
Rabu, 18 Februari 2026 | 11:20 WIB
PM Jepang Sanae Takaichi. (Foto/X Sanae Takaichi)
PM Jepang Sanae Takaichi. (Foto/X Sanae Takaichi)

BeritaNasional.com -  Perdana Menteri (PM) Jepang Sanae Takaichi resmi mengundurkan diri bersama seluruh jajaran kabinetnya pada Rabu (19/2/2026) pagi waktu setempat. 

Langkah ini diambil sebagai bagian dari prosedur formal menjelang sidang parlemen untuk pemilihan perdana menteri yang baru.

Dilansir dari Xinhua News, surat pengunduran diri para menteri juga diserahkan secara serentak dalam rapat kabinet yang dimulai pukul 09.00 pagi. 

Prosesi ini dilakukan hanya beberapa jam sebelum parlemen menggelar sesi khusus pada sore hari.

Meski menyatakan mundur, Takaichi yang merupakan Presiden Partai Demokrat Liberal (LDP) hampir dipastikan akan kembali menduduki kursi kepemimpinan. Sebab, koalisi partai yang dipimpinnya masih mendominasi lebih dari dua pertiga kursi di majelis rendah.

Setelah pemungutan suara di parlemen usai, Takaichi dijadwalkan langsung menyusun kembali jajaran kabinetnya. Pengumuman resmi mengenai susunan menteri tersebut akan disampaikan oleh Sekretaris Kabinet Utama tak lama setelah pelantikan.

Menariknya, pengunduran diri ini dinilai hanya sebagai syarat administratif. Mengingat kabinet Takaichi baru saja terbentuk pada Oktober lalu dan berhasil memenangkan pemilihan umum pada 8 Februari, banyak pihak meyakini tidak akan ada perombakan besar.

Media lokal melaporkan susunan kabinet kemungkinan besar tetap dipertahankan guna menjaga momentum kerja pemerintah yang baru saja mendapat mandat dari rakyat.sinpo

Editor: Tarmizi Hamdi
Komentar: