Jadi Anggota BoP, Ketua DPR Ingatkan Pemerintah Harus Berkontribusi Wujudkan Kemerdekaan Palestina

Oleh: Ahda Bayhaqi
Kamis, 19 Februari 2026 | 12:55 WIB
Ketua DPR RI Puan Maharani membacakan pidato penutupan masa sidang DPR, Kamis (19/2/2026). (BeritaNasional/YT DPR)
Ketua DPR RI Puan Maharani membacakan pidato penutupan masa sidang DPR, Kamis (19/2/2026). (BeritaNasional/YT DPR)

BeritaNasional.com - Ketua DPR RI Puan Maharani mengingatkan pemerintah agar mengoptimalkan posisi strategis Indonesia sebagai Presiden Dewan HAM PBB dan keanggotaan Dewan Perdamaian atau Board of Peace (BoP). Dengan posisi tersebut, Indonesia perlu berkontribusi menyelesaikan krisis kemanusiaan di Gaza dan mewujudkan kemerdekaan Palestina.

"Pemerintah harus dapat mengoptimalkan posisi strategis Indonesia sebagai Presiden Dewan HAM PBB maupun dalam Dewan Perdamaian (Board of Peace) untuk berkontribusi nyata terhadap penyelesaian krisis kemanusiaan di Gaza serta mendorong terwujudnya kemerdekaan Palestina," ujar Puan dalam rapat paripurna di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (19/2/2026).

"Kepemimpinan Indonesia dalam Dewan HAM PBB dan keikutsertaan Indonesia di Dewan Perdamaian harus tetap berlandaskan politik luar negeri yang bebas dan aktif, menjunjung tinggi prinsip sovereign equality (kesetaraan kedaulatan negara)," sambungnya.

Puan mengingatkan, dalam Piagam PBB dan amanat Pembukaan UUD 1945 menegaskan peran Indonesia untuk ikut melaksanakan ketertiban dunia berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi dan keadilan sosial.

"Prinsip ini memastikan bahwa diplomasi Indonesia bukan sekadar simbolik, melainkan berdiri teguh pada kedaulatan, kesetaraan, dan penghormatan terhadap hukum internasional," ujar Puan.

DPR RI juga telah menjalankan fungsi diplomasi dengan memperkuat hubungan bilateral melalui pertemuan dengan delegasi parlemen negara sahabat, seperti Korea Selatan, Jepang, Sudan, Kuwait, Iran, Kuba, Albania, Afrika Selatan, Aljazair, dan Amerika Serikat. 

"Melalui fungsi diplomasi, DPR RI berperan aktif mendukung politik luar negeri Indonesia, membangun kepercayaan antarnegara, serta menginisiasi dialog atas berbagai isu global," ujar Puan.

"DPR RI berkomitmen mendorong terwujudnya tata dunia yang lebih adil, damai, dan sejahtera bagi seluruh umat manusia," tegasnya.sinpo

Editor: Kiswondari
Komentar: