Media Gaza Bantah Klaim BoP soal Pengiriman 602 Truk Bantuan, Hanya Ada 207
BeritaNasional.com - Media pemerintah Gaza membantah klaim utusan Dewan Perdamaian (Board of Peace/BoP) Nickolay Mladenov yang menyebut telah mengirimkan 602 truk bantuan ke Gaza pada Kamis (9/4/2026) kemarin.
Menurut media tersebut, hanya ada 207 truk yang masuk ke Gaza, dan 79 truk di antaranya membawa bantuan kemanusiaan.
Sebelumnya, Mladenov menyampaikan klaim bantuan tersebut di platform X.
"602 truk memasuki Gaza dengan pasokan penting bagi keluarga yang telah menunggu terlalu lama," klaim Mladenov seraya menilai hal itu sebagai bentuk perluasan akses bantuan.
Menanggapi hal itu, kantor media Gaza menyebut angka tersebut "tidak benar, tidak akurat, dan tidak kredibel".
"Data untuk 9 April menunjukkan hanya 207 truk yang masuk ke Jalur Gaza, termasuk 79 truk bantuan," katanya, seraya menambahkan bahwa sisanya membawa barang komersial.
Kantor media Gaza menilai, jumlah itu tidak memenuhi kebutuhan kemanusiaan dan tidak mencerminkan akses yang diperluas seperti yang diklaim oleh Mladenov. Mereka juga menyebut pelaksanaan protokol kemanusiaan oleh Israel dalam kesepakatan gencatan senjata belum melebihi 38 persen dari yang disepakati.
Media Gaza pun menegaskan bahwa "memutarbalikkan fakta tidak dapat menyembunyikan skala bencana" dan menyerukan intervensi internasional untuk melindungi warga sipil.
Menurut kantor media Gaza, kesepakatan gencatan senjata mengatur masuknya 600 truk bantuan per hari, termasuk 50 truk bahan bakar, tetapi realisasinya belum melampaui 38 persen.
Data Kementerian Kesehatan Palestina menunjukkan pelanggaran gencatan senjata sejak 10 Oktober 2025, yang telah menewaskan 736 orang dan melukai 2.035 lainnya hingga 18 Maret.
Sejak Oktober 2023, perang Israel di Gaza telah menewaskan lebih dari 72.000 warga Palestina, melukai sekitar 172.000 orang, dan menghancurkan sekitar 90 persen infrastruktur sipil.
Sumber: Antara
PERISTIWA | 13 jam yang lalu
EKBIS | 1 hari yang lalu
EKBIS | 1 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu
EKBIS | 1 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu
EKBIS | 1 hari yang lalu






