1.600 Jemaah Umrah Malaysia Terjebak di Arab Saudi Akibat Gangguan Penerbangan

Oleh: Dyah Ratna Meta Novia
Rabu, 04 Maret 2026 | 01:30 WIB
Ilustrasi jemaah umrah (Foto/Pixabay)
Ilustrasi jemaah umrah (Foto/Pixabay)

BeritaNasional.com - Sekitar 1.600 jemaah umrah Malaysia terjebak di Arab Saudi menyusul pembatalan dan gangguan penerbangan yang dialami beberapa maskapai penerbangan akibat konflik yang sedang berlangsung di Timur Tengah. Hal ini disampaikan Otoritas Malaysia.

Konsul Jenderal Malaysia di Jeddah, Tengku Mohd Dzaraif Raja Abdul Kadir, seperti dilaporkan Bernama mengatakan, konsulat telah menjangkau sebagian besar jemaah haji yang terdampak, yang saat ini berada di Jeddah, Mekkah, dan Madinah.

"Alhamdulillah, mereka dalam kondisi baik, dan situasi di Arab Saudi, khususnya di Mekkah, Madinah, dan Jeddah, juga sangat baik tanpa insiden yang tidak diinginkan," kata Tengku Mohd Dzaraif.

Tengku Mohd Dzaraif mengatakan, sebagian besar jemaah haji yang terlantar dijadwalkan pulang menggunakan penerbangan Malaysia Airlines, serta maskapai lain termasuk Qatar Airways, Emirates, dan Etihad.

Menurutnya, masih ada penerbangan langsung dari Jeddah ke Kuala Lumpur melalui Saudia Airlines, di samping layanan AirAsia yang terbatas.

"Banyak jamaah haji yang berinisiatif sendiri, atau melalui agen perjalanan mereka, untuk mengganti penerbangan mereka ke Saudia Airlines, dan beberapa kelompok telah berhasil kembali ke Malaysia.

"Malaysia Airlines juga dengan murah hati menyediakan akomodasi bagi para jemaah haji yang dijadwalkan kembali menggunakan penerbangan maskapai tersebut," katanya.

Ia mengatakan, Konsulat Jenderal Malaysia di Jeddah telah membuka ruang operasi 24 jam untuk memantau situasi dan menyalurkan bantuan kepada warga Malaysia yang terdampak.

Sementara itu di Indonesia, Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) memastikan sebanyak 6.047 anggota jemaah umrah telah kembali ke Tanah Air dengan aman, menyusul kondisi keamanan yang memanas di kawasan Timur Tengah.

“Sejak 28 Februari hingga 1 Maret 2026 sebanyak 6.047 orang jamaah telah kembali ke Tanah Air dengan aman. Pemerintah terus mengawal proses ini agar seluruh jamaah dapat pulang secara bertahap dan tertib,” ujar Juru Bicara Kemenhaj RI Ichsan Marsha.

Sumber: Antarasinpo

Editor: Dyah Ratna Meta Novia
Komentar: