Komisi I DPR Ingatkan Pemerintah Siaga Dampak Ekonomi dan Keamanan Nasional Akibat Gejolak Timur Tengah

Oleh: Ahda Bayhaqi
Rabu, 04 Maret 2026 | 15:07 WIB
Dave Laksono. (BeritaNasional/Ahda)
Dave Laksono. (BeritaNasional/Ahda)

BeritaNasional.com -  Komisi I DPR menilai pemerintah serius dalam mengantisipasi dinamika geopolitik terkait eskalasi konflik di kawasan Timur Tengah. Indonesia perlu siaga atas berbagai kemungkinan terjadi khususnya dari aspek ekonomi dan keamanan nasional.

Presiden Prabowo Subianto mengumpulkan presiden dan wakil presiden terdahulu serta mantan menteri luar negeri membahas dinamika geopolitik di Istana Merdeka Jakarta, Selasa (3/3/2026) malam.

"Saya menilai bahwa pernyataan yang disampaikan semalam mencerminkan keseriusan pemerintah dalam mengantisipasi dinamika geopolitik yang kian kompleks, khususnya eskalasi konflik di kawasan Timur Tengah. Kondisi tersebut menegaskan perlunya Indonesia berada dalam posisi siaga menghadapi berbagai kemungkinan, baik dari aspek ekonomi maupun keamanan nasional," ujar Wakil Ketua Komisi I DPR RI Dave Laksono kepada wartawan, Rabu (4/3/2026).

Dave mengingatkan ketahanan energi dan pangan menjadi perhatian mendesak. Gangguan pasokan minyak dan gas dunia dapat mempengaruhi kestabilan harga energi di dalam negeri, serta distribusi pangan global juga terimbas.

"Menjaga ketersediaan serta keterjangkauan kedua sektor ini merupakan langkah penting agar masyarakat tetap terlindungi dari gejolak eksternal," ujarnya.

Politikus Golkar ini menilai penguatan ekonomi dan perdagangan melalui diversifikasi mitra dagang dan jalur logistik menjadi strategi yang relevan.

"Dengan memperluas cakupan kerja sama, Indonesia dapat mengurangi ketergantungan pada kawasan yang rawan konflik, sehingga keberlanjutan pertumbuhan ekonomi nasional tetap terjaga," ucapnya.

Komisi I DPR menilai kesiapan pertahanan dan keamanan tidak bisa dipisahkan dari agenda stabilitas nasional. Kesiapan tersebut mencakup perlindungan infrastruktur vital, penguatan keamanan siber, sampai diplomasi pertahanan yang aktif.

"Indonesia perlu menyiapkan diri atas segala kemungkinan, termasuk skenario terburuk, namun tetap berpegang pada prinsip politik luar negeri bebas aktif dan komitmen terhadap perdamaian dunia," ujar Dave.

"Dengan langkah-langkah yang terintegrasi, Komisi I DPR RI berharap Indonesia mampu menjaga ketahanan nasional sekaligus berperan aktif dalam mendorong terciptanya perdamaian di tingkat global," pungkasnya.

 sinpo

Editor: Sri Utami Setia Ningrum
Komentar: