Iran Bantah Serang Azerbaijan
BeritaNasional.com - Iran membantah tuduhan dari negara tetangganya, Azerbaijan yang menyatakan Iran telah melancarkan serangan drone ke wilayah Azerbaijan.
Iran juga mengisyaratkan bahwa Israel mungkin berada di balik serangan tersebut.
Kantor berita resmi Iran, IRNA melaporkan, Staf Umum Angkatan Bersenjata Iran mengatakan, pasukan Iran tidak meluncurkan drone apa pun ke Azerbaijan. Dia menekankan bahwa Iran menghormati kedaulatan semua negara, terutama negara-negara tetangga dan negara-negara Muslim.
Laporan tersebut menambahkan, Israel memiliki riwayat melakukan operasi semacam itu untuk menimbulkan perpecahan di antara negara-negara Muslim.
Laporan juga menegaskan bahwa penyelidikan menunjukkan serangan tersebut dilakukan oleh Israel untuk menjebak Iran.
Sebelumnya pada Kamis yang sama, Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) Azerbaijan menuduh Iran melancarkan serangan drone ke Republik Otonom Nakhchivan dari wilayah Iran.
Kemenlu Azerbaijan mengatakan serangan tersebut, yang terjadi sekitar tengah hari waktu setempat, menghantam gedung terminal Bandar Udara Internasional Nakhchivan, melukai dua warga sipil, dan menyebabkan kerusakan struktural. Sebuah drone lainnya dilaporkan jatuh di dekat sebuah sekolah di Desa Shakarabad.
Azerbaijan mengecam keras serangan itu sebagai pelanggaran terhadap norma dan prinsip hukum internasional, dan memperingatkan bahwa tindakan tersebut dapat meningkatkan ketegangan regional.
Kementerian itu juga memanggil utusan Iran di Baku untuk menyampaikan "protes keras" atas insiden tersebut.
Sementara itu, Kementerian Pertahanan Azerbaijan menyatakan pihaknya sedang mempersiapkan langkah-langkah balasan yang diperlukan, seraya menambahkan bahwa serangan tersebut tidak akan dibiarkan begitu saja.
Sumber: Antara

TEKNOLOGI | 2 hari yang lalu
EKBIS | 2 hari yang lalu
POLITIK | 1 hari yang lalu
EKBIS | 1 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 2 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu
EKBIS | 1 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu
POLITIK | 1 hari yang lalu
DUNIA | 2 hari yang lalu







