Indonesia Bersikap Netral dalam Konflik AS-Israel dan Iran, Dorong Penyelesaian Damai
BeritaNasional.com - Pemerintah Indonesia menegaskan tetap berpegang pada prinsip politik luar negeri bebas aktif dan bersikap netral dalam menyikapi eskalasi konflik antara Amerika Serikat (AS)-Israel dan Iran di Timur Tengah.
Sikap tersebut disampaikan Kementerian Luar Negeri (Kemlu) dalam konferensi pers di Jakarta, Jumat (6/3/2026).
Direktur Jenderal Asia Pasifik dan Afrika (Dirjen Aspasaf) Kemlu Santo Darmosumarto mengatakan, posisi tersebut diambil agar Indonesia dapat berperan secara konstruktif dalam menjaga ketertiban dunia.
“Indonesia berharap untuk berperan sebagai honest broker, bukan sebagai aktor yang mengambil posisi terhadap salah satu pihak,” kata Santo.
Menurut Santo, pemerintah telah mengambil sejumlah langkah konkret untuk merespons konflik tersebut. Salah satunya dengan mendorong penyelesaian damai melalui jalur diplomasi.
"Tentunya yang kita ingin lakukan adalah mendorong penyelesaian damai berdasarkan hukum internasional," ujar Santo.
Selain itu, pemerintah juga memprioritaskan perlindungan warga negara Indonesia (WNI) di kawasan Timur Tengah.
Kemlu terus berkoordinasi dengan perwakilan RI di wilayah terdampak untuk membahas langkah perlindungan lanjutan, termasuk kemungkinan evakuasi.
"Kami memastikan bahwa upaya pelindungan WNI di kawasan Timur Tengah tetap menjadi prioritas utama, terutama terkait dengan apakah diperlukan evakuasi bagi masyarakat kita yang ada di kawasan tersebut," tandas dia.

GAYA HIDUP | 2 hari yang lalu
EKBIS | 2 hari yang lalu
PERISTIWA | 2 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu
EKBIS | 1 hari yang lalu
EKBIS | 1 hari yang lalu
POLITIK | 1 hari yang lalu
EKBIS | 1 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu







