Update Terkini Banjir Jakarta: 115 RT & 16 Jalan Masih Tergenang Sore Ini, Paling Parah di Jaksel

Oleh: Tim Redaksi
Minggu, 08 Maret 2026 | 16:08 WIB
Petugas sedang mengevakuasi korban banjir Jakarta. (Foto/BPBD Jakarta)
Petugas sedang mengevakuasi korban banjir Jakarta. (Foto/BPBD Jakarta)

BeritaNasional.com - Upaya penanganan banjir di wilayah DKI Jakarta terus dilakukan. Kepala Pusat Data dan Informasi (Kapusdatin) Kebencanaan BPBD DKI Jakarta Mohamad Yohan menjelaskan, hingga Minggu (8/3/2026) pukul 15.00 WIB, wilayah yang tergenang mulai berkurang.

BPBD mencatat saat ini masih terdapat 115 RT dan 16 ruas jalan yang terendam banjir akibat hujan deras yang mengguyur ibu kota sejak Sabtu (7/3/2026) hingga Minggu (8/3/2026) pagi. Angka ini menunjukkan penurunan dibandingkan data pada siang hari yang mencapai 148 RT.

‘’Kami mencatat saat ini terdapat 115 RT dan 16 Jalan tergenang,’’ jelas Yohan dalam keterangan tertulisnya, Minggu (8/3/2026).

Data wilayah terdampak sebagai berikut:

Jakarta Barat terdapat 33 RT, yang terdiri dari:

- Kelurahan Kedaung Kali Angke: 4 RT

Ketinggian: 70 cm

Penyebab: Curah Hujan Tinggi

- Kelurahan Rawa Buaya: 9 RT

Ketinggian: 60 s.d 120 cm

Penyebab: Curah Hujan Tinggi

- Kelurahan Jelembar Baru: 1 RT

Ketinggian: 40 cm

Penyebab: Curah Hujan Tinggi

- Kelurahan Kebon Jeruk: 1 RT

Ketinggian: 20 cm

Penyebab: Curah Hujan Tinggi

- Kelurahan Kedoya Selatan: 4 RT

Ketinggian: 70 cm

Penyebab: Curah Hujan Tinggi

- Kelurahan Kedoya Utara: 4 RT

Ketinggian: 20 cm

Penyebab: Curah Hujan Tinggi

- Kelurahan Sukabumi Selatan: 2 RT

Ketinggian: 100 cm

Penyebab: Curah Hujan Tinggi

- Kelurahan Joglo: 1 RT

Ketinggian: 65 cm

Penyebab: Curah Hujan Tinggi

- Kelurahan Kembangan Selatan: 5 RT

Ketinggian: 50 s.d 70 cm

Penyebab: Curah Hujan Tinggi dan Luapan Kali Bendungan Kali Pelopor

- Kelurahan Kembangan Utara: 2 RT

Ketinggian: 65 cm

Penyebab: Curah Hujan Tinggi 

Jakarta Selatan (Jaksel) terdapat 51 RT, yang terdiri dari:

- Kelurahan Petogogan: 39 RT

Ketinggian: 70 cm

Penyebab: Curah Hujan Tinggi, Luapan Kali Krukut dan Kali PHB Nipam

- Kelurahan Kuningan Barat: 9 RT

Ketinggian: 60 s.d 180 cm

Penyebab: Curah Hujan Tinggi Dan Luapan Kali Mampang Dan Krukut

- Kelurahan Pela Mampang: 1 RT

Ketinggian: 45 cm

Penyebab: Curah Hujan Tinggi, Luapan Kali Mampang

- Kelurahan Duren Tiga: 2 RT

Ketinggian: 60 cm

Penyebab: Curah Hujan Tinggi

Jakarta Timur terdapat 31 RT, yang terdiri dari:

- Kelurahan Pondok Bambu: 1 RT

Ketinggian: 70 cm

Penyebab: Curah Hujan Tinggi Dan Luapan Kali Sunter

- Kelurahan Ciinang Melayu: 12 RT

Ketinggian: 30 s.d 50 cm

Penyebab: Curah Hujan Tinggi

- Kelurahan Halim Perdanakusuma: 15 RT

Ketinggian: 30 s.d 90 cm

Penyebab: Curah Hujan Tinggi

- Kelurahan Kebon Pala: 3 RT

Ketinggian: 20 cm

Penyebab: Curah Hujan Tinggi

Data genangan yang sudah surut sebagai berikut:

- Kelurahan Cilandak Barat : 2 RT

- Kelurahan Pejaten Barat : 5 RT

- Kelurahan pesanggrahan : 7 RT

- Kelurahan Pondok Labu : 1 RT

- Kelurahan Kelurahan Cipete Utara : 3 RT

- Kelurahan Cipulir : 1 RT

- Kelurahan Duren Tiga : 1 RT

- Kelurahan Cilandak Timur : 2 RT

- Kelurahan Ulujami : 2 RT

- Kelurahan Kampung Rambutan : 2 RT

- Kelurahan Bidara Cina : 4 RT

- Kelurahan Kampung Melayu : 16 RT

- Kelurahan Cawang : 7 RT

- Kelurahan Cililitan : 2 RT

Pengungsi:

1. Kelurahan Pejaten Barat : Mushola Al inayah RT13 RW08 : 46 KK 72 Jiwa

2. Kelurahan Kuningan Barat : Masjid Baitussalam : 12 KK 50 Jiwa

Jalan yang tergenang sebagai berikut:

1. Jalan Srengseng Raya, Kelurahan Srengseng

2. Jalan Daan Mogot, KM 13, Kelurahan Rawa Buaya

3. Jalan Perumahan Green Garden (MCD), Kelurahan Kedoya Utara

4. Jalan Meruya Selatan, Kelurahan Meruya Selatan

5. Jalan Daan Mogot (Depan Victoria), Kelurahan Cengkareng Timur

6. Jalan Daan Mogot Halte Taman Kota, Kelurahan Kedaung Kali Angke

7. Jalan Kapten Pierre Tendean, Kelurahan Kuningan Barat

8. Jalan Bintaro Permai Raya ( H. Gari), Kelurahan Pesanggrahan

9. Jalan Beo, Kelurahan Pesanggrahan

10. Jalan Swadarma Raya, Kelurahan Ulujami

11. Jalan Puri Kembangan (Depan Sekolah SMK Budi Murni) Kelurahan Kedoya Selatan, Kelurahan Kedoya Selatan

12. Jalan Kramat Raya, Kelurahan Tugu Utara

13. Jalan Rawa Indah RT 003 RW 003, Kelurahan Pegangsaan Dua

14. Jalan Karet Pasar Baru Barat I Karet Tengsin, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Kelurahan Karet Tengsin

15. Jalan Petamburan II, Petamburan, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Kelurahan Petamburan

16. Jalan Bendungan Hilir, Bendungan Hilir, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Kelurahan Bendungan Hilir

Ketinggian: 10 s.d 40 cm

Penyebab: Curah Hujan Tinggi

Data Jalan Tergenang yang sudah surut sebagai berikut:

Jalan Rengas Raya, Kelurahan Bintaro

1. Jalan Ciledug Raya (Seskoal), Kelurahan Cipulir

2. Jalan Ciledug Raya (Kolong ITC), Kelurahan Cipulir

3. Jalan Ciledug Raya (Pom Bensin Shell), Kelurahan Ulujami

Mohamad Yohan menegaskan seluruh personel BPBD telah dikerahkan ke lapangan untuk memonitor kondisi secara real-time. 

Pihaknya juga terus bersinergi dengan dinas-dinas teknis untuk mempercepat surutnya air.

"BPBD DKI Jakarta mengerahkan personel untuk memonitor kondisi genangan di setiap wilayah dan mengkoordinasikan unsur Dinas SDA, Dinas Bina Marga, Dinas Gulkarmat untuk melakukan penyedotan genangan," ujarnya.

Selain penyedotan, petugas di lapangan juga fokus memastikan tali-tali air berfungsi optimal. Koordinasi dengan lurah dan camat setempat terus dilakukan, termasuk dalam menyiapkan kebutuhan dasar bagi warga yang terdampak atau penyintas.

"Genangan ditargetkan untuk surut dalam waktu cepat," tambahnya.

Meskipun tren genangan mulai menurun, BPBD DKI Jakarta tetap meminta warga untuk tidak lengah. Potensi hujan susulan masih mungkin terjadi mengingat cuaca yang belum sepenuhnya stabil.

"BPBD DKI mengimbau kepada masyarakat agar tetap berhati-hati dan waspada terhadap potensi genangan. Dalam keadaan darurat, segera hubungi nomor telepon 112. Layanan ini gratis dan beroperasi selama 24 jam non-stop," pungkas Yohan.

Hingga sore ini, tim gabungan masih bersiaga di titik-titik rawan untuk memastikan aktivitas warga dapat kembali normal secepat mungkin.sinpo

Editor: Tarmizi Hamdi
Komentar: