Pemerintah Jamin Tak Ada Kelangkaan BBM Selama Libur Lebaran di Jakarta dan Sekitarnya

Oleh: Bachtiarudin Alam
Senin, 09 Maret 2026 | 13:40 WIB
Pertamina memastikan pasokan BBM aman. (Beritanasional/Lydia)
Pertamina memastikan pasokan BBM aman. (Beritanasional/Lydia)

BeritaNasional.com - Polda Metro Jaya turut memantau distribusi bahan bakar minyak (BBM) di setiap Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di wilayah Jakarta dan sekitarnya.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto menyampaikan hasil pemantauan sejauh ini tidak ditemukan adanya kelangkaan BBM di setiap titik SPBU.

“Jangan khawatir dengan ketersediaan BBM, stok-stok di SPBU tidak ada kelangkaan,” kata Budi kepada wartawan Senin (9/3/2026).

Terlebih, lanjut Budi, pemerintah dan Pertamina telah menjamin ketersediaan BBM selama periode libur Lebaran sehingga dapat dipastikan tidak akan ada kekurangan pasokan BBM bagi masyarakat.

“Pemerintah, termasuk Pertamina, menjamin ketersediaan BBM selama pelaksanaan liburan Lebaran ini cukup, mencukupi bahkan melebihi,” jelasnya.

Sebelumnya, Pemprov DKI memastikan stok bahan bakar minyak (BBM) di Jakarta masih aman hingga Idul Fitri 1447 Hijriah. Sehingga diimbau warga tidak melakukan pembelian BBM secara berlebihan di tengah kondisi global yang tidak menentu.

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengatakan Jakarta merupakan salah satu daerah yang menjadi prioritas distribusi BBM sehingga ketersediaannya diyakini tetap terjaga menjelang arus mudik Lebaran.

"Kalau BBM, Jakarta tentunya selalu menjadi prioritas untuk apa, stoknya, karena kami juga punya stok sendiri. Sehingga mudah-mudahan BBM di Jakarta dalam rangka menyambut Idul Fitri, terutama bagi yang mudik, berjalan dengan baik," kata Pramono di Jakarta Selatan, Jumat (6/3/2026). 

Ia menjelaskan stok BBM di Jakarta dikelola bersama antara pemerintah daerah dan pemerintah pusat. Karena itu, ia meyakini tidak akan terjadi pembelian berlebihan oleh masyarakat.

"Saya meyakini di Jakarta tidak akan ada panic buying untuk urusan BBM," jelasnya.sinpo

Editor: Tarmizi Hamdi
Komentar: