Kapolri Sampaikan Pesan Prabowo, Minta TNI-Polri Solid Hadapi Dinamika dan Ancaman Global
BeritaNasional.com - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyampaikan pesan Presiden Prabowo Subianto yang meminta agar TNI dan Polri tetap solid demi menjaga stabilitas keamanan di Indonesia.
"Bapak Presiden berkali-kali selalu menyampaikan di dalam pidatonya, TNI dan Polri harus selalu bersatu, kompak dan bersinergi," kata Sigit saat acara Buka Bersama TNI-Polri di Lapangan Bhayangkara Mabes Polri, Jakarta Rabu (11/3/2026).
Menurutnya, Presiden telah menjelaskan bahwa TNI dan Polri lahir dari kancah perjuangan. Kedua institusi juga turut berjuang bersama rakyat dalam mempertahankan kemerdekaan.
“Oleh karena itu beliau selalu sampaikan maka TNI harus jadi TNI rakyat, Polri harus jadi polisinya rakyat," jelas dia.
Maka dari itu, Sigit menyinggung soal peran dari kedua institusi untuk menjaga keamanan dan pertahanan. Termasuk, dalam kondisi di tengah konflik global yang tengah memanas.
"Bagaimana kita terus menjaga soliditas menjaga sinergitas dan menjaga agar TNI-Polri bisa betul-betul melaksanakan amanah menghadapi dinamika global yang ada menghadapi dampak global dan ancamannya terhadap situasi dalam negeri," tuturnya.
Sigit pun mengingatkan tentang pengalaman İndonesia selama 350 tahun telah dijajah oleh politik Devide et Impera oleh Belanda. Namun, semua upaya politik pecah belah bisa dilalui bangsa dengan soliditas, salah satunya TNI-Polri.
“Pilihan kita, kita bersatu dalam kebinekaan atau kita memilih kemudian berhasil dihasut dan dipecah belah dan kita mengalami kemunduran dan itu tugas kita bersama untuk menjaga NKRI kita yang tercinta," ungkapnya.
Oleh sebab itu, Sigit meminta agar TNI dan Polri harus selalu bersama masyarakat, tokoh agama hingga seluruh elemen bangsa untuk menjaga kesatuan dan persatuan yang ada.
"Ini yang tentunya harus terus kita jaga bahwa kebersamaan antara TNI-Polri dan rakyat itu menjadi satu kesatuan untuk bisa menjaga NKRI bumi kita tercinta," ujarnya.
Meski adanya perbedaan antara tugas TNI untuk melindungi, memelihara keutuhan dan kedaulatan negara. Kemudian Polri bertugas sebagai alat negara menjaga keamanan, ketertiban, melindungi, mengayomi, melayani masyarakat serta menegakkan hukum.
“Oleh karena itu, meskipun berbeda, namun pada hakikatnya menjaga pertahanan dan menjaga keamanan adalah satu kesatuan yang saling melengkapi. Karena dengan menjaga pertahanan dan keamanan maka stabilitas keamanan nasional, stabilitas pertahanan tentunya kita harapkan bisa tercipta,” ujarnya.
GAYA HIDUP | 2 hari yang lalu
EKBIS | 2 hari yang lalu
PERISTIWA | 2 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu
EKBIS | 1 hari yang lalu
EKBIS | 1 hari yang lalu
POLITIK | 1 hari yang lalu
EKBIS | 1 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu






