Saingi TikTok, Disney+ Resmi Rilis Layanan Video Pendek Verts

Oleh: Tim Redaksi
Jumat, 13 Maret 2026 | 04:00 WIB
Logo Disney+ Hotstar. (Foto/hotstar.com)
Logo Disney+ Hotstar. (Foto/hotstar.com)

BeritaNasional.com - Disney+ berusaha menggaet audiens milenial dan Gen Z dengan meluncurkan fitur video pendek terbaru bernama Verts.

Dilansir dari TechCrunch pada Kamis (12/3/2026), fitur yang sekilas mirip dengan TikTok ini mulai digulirkan bagi pengguna aplikasi seluler Disney+ di Amerika Serikat sebagai cara baru menjelajahi konten melalui ponsel.

Pertama kali diperkenalkan pada Januari lalu, Verts menyajikan potongan adegan ikonik dan momen menarik dari berbagai film serta serial TV populer milik Disney+.

Fitur Verts. (Foto/Disney+)

Kehadiran fitur ini menjadi jawaban Disney atas kesuksesan platform seperti TikTok dan Instagram Reels yang kini mendominasi konsumsi video di perangkat seluler.

Melalui ikon baru di bilah navigasi, pengguna kini bisa menikmati feed video vertikal yang dinamis. Jika menemukan klip yang menarik, pengguna bisa langsung menambahkannya ke daftar tontonan (watchlist) atau segera memutar film lengkapnya hanya dengan satu ketukan.

“Dengan koleksi tayangan terbaru dan katalog luar biasa yang mencakup lebih dari 100 tahun penceritaan, kami ingin mempermudah penggemar menemukan tontonan favorit mereka selanjutnya,” tulis pihak Disney dalam unggahan blog resminya.

Disney menambahkan Verts dirancang khusus agar penceritaan mereka terasa lebih modern dan menarik, sesuai dengan kebiasaan pengguna saat ini yang lebih gemar mengeksplorasi video secara cepat di perangkat mobile.

Bukan sekadar cuplikan film, Disney berencana memperluas konten di Verts dengan menggandeng para kreator konten dan penggemar setia mereka. Ke depannya, platform ini akan menampilkan konten yang lebih personal dan beragam.

Uji coba yang dilakukan pada bulan Agustus lalu di Disney+ dan ESPN menunjukkan bahwa Verts sukses meningkatkan interaksi pengguna secara signifikan.

Kesuksesan ini diklaim berkat penggunaan "algoritma canggih" yang mampu merekomendasikan konten sesuai dengan minat pribadi masing-masing pengguna, sebuah strategi yang selama ini menjadi rahasia sukses TikTok.

Disney+ bukanlah pionir dalam format ini; sebelumnya Netflix juga telah meluncurkan fitur serupa. Melalui konten pendek ini, layanan streaming raksasa tersebut menargetkan pengguna muda yang lebih terbiasa menonton klip singkat daripada langsung duduk diam menyaksikan film berdurasi panjang.

Strategi ini diharapkan menjadi "pintu masuk" bagi penonton: berawal dari sekadar iseng menggulir klip pendek di ponsel, kemudian berlanjut menjadi penonton setia serial atau film utuhnya.sinpo

Editor: Tarmizi Hamdi
Komentar: