Operasi Ketupat 2026 Dimulai Hari Ini, Korlantas Polri Bagi 5 Klaster Arus Mudik Lebaran

Oleh: Bachtiarudin Alam
Jumat, 13 Maret 2026 | 11:03 WIB
Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Irjen Pol Agus Suryonugroho. (Foto/istimewa)
Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Irjen Pol Agus Suryonugroho. (Foto/istimewa)

BeritaNasional.com -  Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri membagi lima klaster utama mencakup jalur transportasi hingga kategori lokasi dalam Operasi Ketupat 2026. Operasi tersebut dimulai hari ini selama 13 hari ke depan atau tepatnya hingga 25 Maret 2026.

Kakorlantas Polri Irjen Pol Agus Suryonugroho menjelaskan seluruh pembagian klaster sesuai arahan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo untuk memastikan arus mudik dan balik Lebaran berjalan aman dan lancar.

“Yang pertama adalah jalan tol, yang kedua jalan arteri, yang ketiga adalah tempat penyeberangan pelabuhan, termasuk terminal, bandara, stasiun, tempat-tempat ibadah, dan tempat-tempat wisata,” kata Agus dikutip Jumat (13/3/2026).

Menurutnya sejak apel gelar pasukan yang berlangsung Kamis (12/3/2026), seluruh personel yang terlibat dalam operasi telah bergerak melakukan pengamanan di lapangan sesuai tugasnya masing-masing.

Anggota Polri yang diturunkan pun berjumlah 161.243 personel gabungan yang bakal disebar ke 2.746 pos di seluruh İndonesia. Selain itu, juga akan mengamankan 185.607 objek mulai dari masjid, wisata, pusat perbelanjaan, terminal, pelabuhan, stasiun kereta api, dan bandara.

“Lima klaster itu sudah hampir tempat-tempat di republik ini sudah terpantau. Contohnya jalan. Jalan tol itu jalan, jalan arteri, jalan kabupaten, jalan alternatif menuju ke wisata dan lain sebagainya,” sebut dia.

“Masjid juga seluruh, baik masjid yang di Papua, masjid yang ada di Sumatera, semua sudah diidentifikasi dan dilakukan penjagaan,” tambahnya.

Guna memaksimalkan pelayanan pengamanan dalam operasi ketupat tahun ini, seluruh personel dibekali dukungan teknologi untuk memantau pergerakan lalu lintas dan aktivitas masyarakat di lokasi-lokasi yang menjadi fokus pengamanan.

“Kami akan pantau menggunakan ETLE, drone, dan bahkan ada bodycam yang nanti akan menempel untuk melayani masyarakat, baik yang ada di jalan tol, yang ada di arteri, termasuk tempat-tempat pelabuhan,” imbuhnya.

 sinpo

Editor: Sri Utami Setia Ningrum
Komentar: