Tak Ada Pembicaraan dengan Lebanon, Israel Tegaskan Perang Lawan Iran Berlanjut
BeritaNasional.com - Menteri Luar Negeri (Menlu) Israel Gideon Saar menegaskan pemerintahnya tidak memiliki rencana untuk menggelar pembicaraan langsung dengan pihak Lebanon dalam waktu dekat.
Pernyataan ini sekaligus membantah spekulasi mengenai adanya upaya diplomasi di tengah berkecamuknya pertempuran antara militer Israel dan kelompok Hizbullah.
Pernyataan Saar pada Minggu (15/3/2026) ini secara langsung menyanggah laporan surat kabar Israel Haaretz yang sebelumnya menyebutkan bahwa perwakilan kedua negara akan bertemu di Siprus atau Paris dengan mediator Amerika Serikat (AS).
Saat mengunjungi Kota Zarzir di Israel utara, wilayah yang terdampak serangan rudal Iran pada Kamis malam lalu, Saar menekankan bahwa tanggung jawab ada di tangan pemerintah Lebanon.
"Israel mengharapkan pemerintah Lebanon untuk mengambil langkah serius guna menghentikan Hizbullah menembaki wilayah kami," tegas Saar.
Mengenai konflik yang lebih luas dengan Teheran, Saar memastikan hubungan antara Tel Aviv dan Washington tetap solid.
Ia menyatakan Israel dan AS memiliki komitmen yang sama untuk terus menggempur kekuatan Iran hingga seluruh target militer mereka tercapai.
Selain itu, Saar menepis isu mengenai ketersediaan amunisi pertahanan udara Israel. Ia menegaskan militer Israel tidak mengalami kekurangan rudal pencegat untuk menghalau serangan udara lawan.
Situasi di Timur Tengah kembali memanas setelah serangan gabungan AS-Israel terhadap Iran pada 28 Februari lalu.
Serangan tersebut memicu aksi balasan dari Iran dan sekutunya, termasuk Hizbullah.
Ketegangan di perbatasan Lebanon-Israel sendiri kembali pecah setelah Hizbullah meluncurkan roket pada 2 Maret, yang merupakan serangan pertama sejak kesepakatan gencatan senjata pada November 2024.
Menanggapi hal tersebut, Israel melancarkan operasi militer intensif melalui serangan udara di wilayah Lebanon selatan, timur, hingga pinggiran Kota Beirut.
Sumber: Xinhua News
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu
EKBIS | 1 hari yang lalu
EKBIS | 1 hari yang lalu
POLITIK | 1 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 2 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu
EKBIS | 1 hari yang lalu
POLITIK | 1 hari yang lalu
POLITIK | 1 hari yang lalu







