Malam Takbiran Lebaran Berbarengan Nyepi, Warga Muhammadiyah Diminta Tak Lakukan Takbir Keliling di Bali

Oleh: Tim Redaksi
Selasa, 17 Maret 2026 | 09:03 WIB
Ilustrasi Nyepi dan malam takbiran Idul Fitri 2026 berbarengan di Bali. (BeritaNasional/Gemini AI-Kiswondari)
Ilustrasi Nyepi dan malam takbiran Idul Fitri 2026 berbarengan di Bali. (BeritaNasional/Gemini AI-Kiswondari)

BeritaNasional.com - Dengan berbarengannya malam Hari Raya Idul Fitri 1447 H/2026 warga Muhammadiyah dengan Hari Raya Nyepi yang jatuh pada 19 Maret 2026, Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah Haedar Nashir mengimbau warga Muhammadiyah di Bali agar tidak menggelar takbir keliling pada malam Lebaran 2026.

"Khusus warga Muhammadiyah dan takmir-takmir masjid Muhammadiyah di Bali, atas nama 'tasamuh' atau toleransi untuk tidak melakukan takbir keliling atau takbir yang menggunakan pengeras suara," kata Haedar di Kantor PP Muhammadiyah, Kota Yogyakarta, Senin (16/3/2026).

Haedar meminta warga Muhammaditah agar melaksanakan takbiran di rumah masing-masing pada Lebaran tahun ini.

Ia pun mengimbau warga Muhammadiyah dan umat Islam melaksanakan salat Idul Fitri di lapangan terbuka manakala memungkinkan.Namun jika tidak, salat Id dapat dilaksanakan di masjid atau tempat lain yang memungkinkan.

Haedar juga berpesan agar perbedaan dalam penentuan waktu Idul Fitri tahun ini disikapi dengan saling menghormati.

"Pada substansinya, mari Idul Fitri ini, baik dalam kesamaan maupun perbedaan, kita jadikan momentum untuk menggali dan mengimplementasikan sumber-sumber pencerahan agama bagi kehidupan kita, baik dalam kehidupan pribadi, keluarga, masyarakat, berbangsa, bernegara, hingga kehidupan global," pesan Haedar.

Sumber: Antarasinpo

Editor: Kiswondari
Komentar: