Arus Balik H+4 Lebaran di Terminal Kalideres Capai 1.750 Penumpang, Ramp Check Temukan 7 Bus Tak Laik Jalan

Oleh: Panji Septo R
Kamis, 26 Maret 2026 | 16:10 WIB
Bus-bus yang terparkir di Terminal Kalideres. (BeritaNasional/Panji)
Bus-bus yang terparkir di Terminal Kalideres. (BeritaNasional/Panji)

BeritaNasional.com - Arus balik pada H+4 Idul Fitri 1447 Hijriah di Terminal Bus Kalideres sepanjang Kamis (26/3/2026) mencapai 1.750 penumpang dan terus bergerak dinamis.

Data rekapitulasi harian menunjukkan pergerakan penumpang dan kendaraan masih tinggi meski tidak terjadi lonjakan ekstrem seperti dua hari sebelumnya.

Staf Terminal Kalideres Reza Dwi Haryanto mengatakan kepadatan terminal tersebut berlangsung sejak dini hari hingga menjelang tengah malam yang terbagi dalam tiga sif pengawasan.

"Siang ini lumayan, tapi paling banyak dini hari sampai pagi lonjakannya," ujar Reza kepada Beritanasional.com.

Pada periode 00.00–07.00 WIB, tercatat 56 bus tiba membawa 1.021 penumpang, sedangkan 12 bus berangkat dengan total 135 penumpang.

Pengawasan dini hari berlangsung tanpa temuan signifikan. Tidak ada sopir yang menjalani tes urine dan tidak ada kendaraan yang masuk kategori pemeriksaan keselamatan.

Memasuki sif kedua pukul 07.00–14.00 WIB, arus kedatangan sedikit melandai menjadi 43 bus dengan 729 penumpang. Pada jam yang sama, 16 bus diberangkatkan membawa 174 penumpang. 

Pengawasan keselamatan kendaraan meningkat pada periode ini. Petugas memeriksa 8 bus, dengan hasil 1 bus lulus dan 7 bus dinyatakan tidak lulus ramp check. 

Sementara itu, tes urine terhadap pengemudi dilakukan pada 1 orang, yang kemudian dinyatakan layak dengan catatan.

Secara keseluruhan, Terminal Kalideres mencatat 99 bus tiba membawa 1.750 penumpang, serta 28 bus berangkat dengan total 309 penumpang.

Dari sisi pengawasan, terdapat 1 pengemudi menjalani tes urin, hasilnya layak meski dalam kondisi tertentu. Pemeriksaan keselamatan (ramp check) mencapai 8 bus dengan temuan 1 bus lulus dan 7 bus tidak laik jalan.sinpo

Editor: Tarmizi Hamdi
Komentar: