Serangan ke Aluminium Bahrain Picu Kekhawatiran Industri

Oleh: Tim Redaksi
Minggu, 29 Maret 2026 | 13:31 WIB
Perusahaan aluminium Aluminium Bahrain (Alba) mengonfirmasi bahwa fasilitas mereka menjadi target serangan. (Foto/Alba)
Perusahaan aluminium Aluminium Bahrain (Alba) mengonfirmasi bahwa fasilitas mereka menjadi target serangan. (Foto/Alba)

BeritaNasional.com - Ketegangan di kawasan Teluk kian meningkat setelah sejumlah fasilitas strategis kembali menjadi sasaran serangan dalam konflik yang telah berlangsung selama satu bulan terakhir.

Perusahaan aluminium Aluminium Bahrain (Alba) mengonfirmasi bahwa fasilitas mereka menjadi target serangan. Dalam pernyataannya, perusahaan menyebutkan dua orang mengalami luka-luka, sementara penilaian terhadap tingkat kerusakan masih terus dilakukan.

Serangan juga dilaporkan terjadi di sejumlah negara Teluk lainnya, termasuk Qatar, Arab Saudi, dan Kuwait, di mana sirene peringatan terus berbunyi. Di Abu Dhabi, enam orang dilaporkan terluka akibat puing-puing dari pencegatan rudal balistik pada Sabtu.

Sementara itu, di Oman, Pelabuhan Salalah menjadi sasaran dua drone, mengakibatkan satu orang mengalami luka-luka.

Seiring berlanjutnya konflik, dampak ekonomi global mulai terasa signifikan. Selain sektor energi seperti minyak dan bahan bakar, gangguan juga mengancam pasokan pupuk dunia. Sekitar 30 persen distribusi pupuk global diketahui melewati Selat Hormuz.

Negara-negara anggota Gulf Cooperation Council (GCC) bahkan telah memperingatkan potensi krisis pangan, mengingat ketergantungan petani di berbagai kawasan mulai dari Amerika Serikat, Eropa, Asia hingga Australia terhadap pasokan pupuk tersebut.

Selain itu, sekitar 30 persen produksi helium dunia berasal dari Qatar. Komoditas ini sangat penting bagi pengoperasian mesin MRI, yang digunakan secara luas dalam layanan kesehatan, terutama bagi pasien dengan kondisi serius seperti kanker.

Para analis menilai, jika konflik ini terus berlanjut dalam jangka panjang, dampak ekonomi global diperkirakan akan semakin memburuk. Situasi saat ini pun menunjukkan bahwa efek dari konflik tersebut уже mulai terasa secara nyata di berbagai sektor.

Sumber: Al-jazeerasinpo

Editor: Harits Tryan
Komentar: