Warga Gerebek Kontrakan di Tambora Jadi Tempat Kencan Pria Penyuka Sesama Jenis, Polisi Turun Tangan

Oleh: Bachtiarudin Alam
Selasa, 31 Maret 2026 | 13:33 WIB
Ilustrasi TKP (Foto/Pixabay)
Ilustrasi TKP (Foto/Pixabay)

BeritaNasional.com - Viral video di media sosial aksi warga yang menggerebek sebuah rumah kontrakan yang diduga dijadikan lokasi tempat prostitusi sesama jenis di wilayah Angke Jaya, Tambora, Jakarta Barat pada Senin (30/03/2026).

Dikutip lewat unggahan Instagram @lbj_jakaeta, aksi ini dipicu keresahan warga yang curiga terhadap aktivitas penghuni kontrakan tersebut. Di mana terpantau sering ada tamu laki-laki datang silih berganti hingga larut malam.

“Dalam video yang beredar, seorang pria tampak terpojok saat diinterogasi warga di lokasi kejadian. Guna menghindari aksi main hakim sendiri, pihak RT dan tokoh masyarakat setempat segera turun tangan untuk mengendalikan situasi dan berkoordinasi dengan pihak terkait untuk tindak lanjut masalah ini,” tulis keterangan dalam akun tersebut.

Atas kejadian ini, Kanit Polsek Tambora, AKP Sudrajat Djumantara menjelaskan dari kejadian ini dipastikan tidak ada kaitannya dengan praktik prostitusi online, melainkan hanya sebagai tempat kencan sesama jenis.

"Memang benar kami amankan. Jadi memang itu posisinya mereka bukan praktik prostitusi online. Jadi suka sama suka, ketemu di aplikasi kencan, tapi memang sudah dipantau warga. Itu aja sih,” kata Sudrajat dalam keterangannya, Selasa (31/3/2026).

"Jadi dari keterangan yang kami ambil mereka janjian dari aplikasi kencan tapi yang sesama jenis. Tidak ada mucikari, tidak ada tarif, tidak ada yang ambil untung,” sambung dia.

Guna mendalami kejadian ini, Sudrajat mengatakan para pria yang sempat diamankan warga masih berada di Polsek Tambora untuk dimintai keterangan dalam rangka pembinaan.

"Untuk LGBT ini belum bisa dijerat (pidana), paling kami bina saja. Masih di kami, masih di kami. Hari ini kan 24 jamnya. Kami ambil keterangan nanti bagaimana pendalaman. Kalau memang tidak ada, kami koordinasi dengan Satpol PP dan Dinas Sosial untuk dibina," tukasnya.sinpo

Editor: Dyah Ratna Meta Novia
Komentar: