Harga BBM Non-Subsidi Naik atau Tetap? Begini Penjelasan Bahlil

Oleh: Tim Redaksi
Selasa, 31 Maret 2026 | 20:07 WIB
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia (tengah). (BeritaNasional/YT BPMI Setpres)
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia (tengah). (BeritaNasional/YT BPMI Setpres)

BeritaNasional.com - Pemerintah memastikan bahwa stok bahan bakar minimum (BBM) maupun gas masih tahap aman, bahkan di atas standar minimum, meskipun kini seluruh dunia tengah menghadapi situasi ketidakpastian geopolitik. Meskipun harga BBM subsidi dipastikan tetap, pemerintah bersama swasta masih membahas harga BBM non-subsidi. 

Hal ini disampaikan Menteri ESDM Bahlil Lahadalia dalam konferensi pers yang digelar pemerintah di Korea Selatan, yang disiarkan secara daring, Selasa (31/3/2026).

"Sekalipun kita tahu semua bahwa ketegangan geopolitik yang belum kita tahu kapan selesai, dan beberapa negara lain telah melakukan berbagai macam kebijakan dalam rangka efisiensi di negaranya, kita bersyukur kepada Allah Subhanahu wa taala atas petunjuk dan arahan Bapak Presiden, cadangan BBM kita semuanya di atas standar minimal nasional," kata Bahlil.

Bahlil mengklaim, dengan implementasi B50, Indonesia pada tahun ini kita akan mengalami surplus solar. Hal ini menjadi kabar baik setelah Refinery Development Master Plan (RDMP) di Kalimantan Timur sudah dioperasikan.

Terkait penyesuaian harga, kata Bahlil, atas arahan Presiden Prabowo Subianto dan hasil rapat pemerintah, harga untuk BBM subsidi tetap sama seperti sebelumnya.

"Artinya flat, masih memakai harga sekarang," ujarnya.

Namun, untuk BBM non-subsidi, kata Bahlil, sampai dengan hari ini, pemerintah bersama dengan tim Pertamina maupun dengan SPBU-SPBU swasta lainnya sedang melakukan pembahasan sampai nanti waktunya selesai. 

"Nah, waktunya kapan? Tunggu dulu. Jadi artinya apa, belum juga ada penyesuaian harga, masih tetap, masih tetap sama," jelas Bahlil.

Oleh karena itu, ia meminta kepada seluruh masyarakat agar informasi yang menjadi rujukan adalah informasi yang bersumber dari pemerintah.

"Selain dari sumber informasi selain dari pemerintah, saya mohon agar kita juga harus lebih cerdas dalam mengelola informasi. Tujuannya apa? Agar kita tetap stabil," pinta Bahlil. sinpo

Editor: Kiswondari
Komentar: