BBM Naik 1 April? Simak Penjelasan Pemerintah!

Oleh: Kiswondari
Rabu, 01 April 2026 | 07:27 WIB
SPBU Pertamina. (BeritaNasional/Elvis)
SPBU Pertamina. (BeritaNasional/Elvis)

BeritaNasional.com - Pertanyaan tentang apakah bahan bakar minyak atau BBM naik 1 April mulai mengemuka di masyarakat, seiring dengan melonjaknya minyak dunia imbas konflik antara Amerika Serikat (AS)-Israel dan Iran. Tak hanya itu, kebijakan efisiensi energi yang ditekankan oleh Presiden Prabowo Subianto juga turut membuat publik was-was terhadap potensi naiknya harga BBM.

Lantas, bagaimana fakta sebenarnya? Simak penjelasan resmi dari pemerintah yang dirangkum BeritaNasional.

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menjelaskan, terkait penyesuaian harga BBM, atas arahan Presiden Prabowo Subianto dan hasil rapat pemerintah, harga BBM subsidi tetap sama seperti sebelumnya.

"Artinya flat, masih memakai harga sekarang," ujarnya dalam konferensi pers yang digelar pemerintah di Korea Selatan, yang disiarkan secara daring, Selasa (31/3/2026).

Namun, untuk BBM non-subsidi, kata Bahlil, sampai dengan hari ini, pemerintah bersama dengan tim Pertamina maupun dengan SPBU-SPBU swasta lainnya sedang melakukan pembahasan sampai nanti waktunya selesai.

"Nah, waktunya kapan? Tunggu dulu. Jadi artinya apa, belum juga ada penyesuaian harga, masih tetap, masih tetap sama," jelas Bahlil.

Oleh karena itu, Bahlil mengimbau kepada seluruh masyarakat agar informasi yang menjadi rujukan adalah informasi yang bersumber dari pemerintah.

"Selain dari sumber informasi selain dari pemerintah, saya mohon agar kita juga harus lebih cerdas dalam mengelola informasi. Tujuannya apa? Agar kita tetap stabil," pesan Bahlil.

Senada, Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi memberikan klarifikasi terkait isu kenaikan BBM yang akan terjadi pada 1 April 2026. Pras mengatakan, Presiden Prabowo Subianto telah meminta jajarannya untuk berkoordinasi dengan Kementerian ESDM dan Pertamina terkait isu yang beredar di masyarakat ini.

Pras pun memastikan pemerintah belum akan menaikkan harga BBM dalam waktu dekat.

"Karena itu, Pertamina menyatakan belum akan melakukan penyesuaian harga baik untuk BBM subsidi maupun BBM non subsidi," kata Pras dalam keterangan resminya pada Selasa (31/3/2026).

Dengan demikian, BBM naik 1 April tidaklah benar. Karena untuk BBM subsidi atau Pertalite harganya tetap, sementara untuk nonsubsidi seperti Pertamax, Pertamax Turbo, maupun Dexlite masih dalam pembahasan lebih lanjut, namun belum ada keputusan kenaikan harga pada BBM nonsubsidi per 1 April. sinpo

Editor: Kiswondari
Komentar: