4 Poin Penting DK PBB Tanggapi Tewasnya 3 Tentara Perdamaian Indonesia di Lebanon

Oleh: Tim Redaksi
Kamis, 02 April 2026 | 16:00 WIB
Markas UNIFIL di Lebanon Pasang Bendera Setengah Tiang setelah Gugurnya Prajurit TNI. (Foto/Istimewa)
Markas UNIFIL di Lebanon Pasang Bendera Setengah Tiang setelah Gugurnya Prajurit TNI. (Foto/Istimewa)

BeritaNasional.com - Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (DK PBB) mengecam rentetan insiden kekerasan yang menewaskan tiga personel pasukan penjaga perdamaian asal Indonesia di Lebanon. 

Insiden tragis yang menimpa Pasukan Perdamaian Perserikatan Bangsa-Bangsa di Lebanon (UNIFIL) tersebut terjadi dalam dua hari beruntun, yakni Minggu dan Senin (30/3/2026) waktu setempat.

Dalam pernyataan resminya pada Rabu (1/4/2026) waktu setempat, Dewan Keamanan menegaskan bahwa serangan terhadap pasukan perdamaian sama sekali tidak dapat dibenarkan. 

Selain tiga prajurit TNI yang gugur, dilaporkan lima personel lain mengalami luka-luka akibat memanasnya situasi di sepanjang wilayah perbatasan Blue Line.

Dewan Keamanan (DK) mendesak PBB melalui UNIFIL segera melakukan investigasi mendalam untuk mengungkap fakta di balik insiden tersebut. 

Sesuai dengan Resolusi 2518 dan 2589, hasil penyelidikan ini nantinya wajib disampaikan kepada negara penyumbang pasukan dari pemerintah Indonesia sebagai bentuk transparansi dan tanggung jawab.

"Pasukan penjaga perdamaian tidak boleh dijadikan target serangan. Keamanan personel dan markas besar mereka harus dijamin oleh semua pihak yang bertikai," bunyi pernyataan tegas anggota Dewan Keamanan.

Situasi di Lebanon selatan memang kian mengkhawatirkan dalam beberapa pekan terakhir. Sejumlah posisi UNIFIL kerap terdampak akibat permusuhan yang terus meningkat. Atas kondisi ini, DK PBB menekankan beberapa poin penting kepada pihak-pihak terkait. 

Pertama, mendesak semua pihak memastikan keselamatan personel UNIFIL dan memberikan kebebasan bergerak bagi misi tersebut sesuai hukum internasional.

Kedua, meminta semua aktor yang terlibat untuk menghentikan tindakan yang dapat membahayakan nyawa para penjaga perdamaian.

Ketiga, menuntut kepatuhan penuh terhadap resolusi perdamaian demi menjaga kedaulatan, integritas wilayah, dan persatuan Lebanon.

Dewan Keamanan PBB juga kembali menyatakan dukungan penuhnya terhadap peran vital UNIFIL dalam menjaga stabilitas di kawasan tersebut. 

Sumber: Xinhua Newssinpo

Editor: Tarmizi Hamdi
Komentar: