Macron: Lebanon Jadi Kunci Kesuksesan Gencatan Senjata

Oleh: Tim Redaksi
Kamis, 09 April 2026 | 09:06 WIB
Keakraban Presiden Prabowo dan Macron (Foto/Setpres)
Keakraban Presiden Prabowo dan Macron (Foto/Setpres)

BeritaNasional.com -  Presiden Prancis Emmanuel Macron menilai gencatan senjata menjadi pilihan paling realistis untuk meredakan konflik yang terus meluas.

Ia juga menekankan pentingnya memasukkan Lebanon dalam kesepakatan tersebut sebagai langkah menuju perdamaian yang lebih stabil.

Macron berharap seluruh pihak benar-benar mematuhi gencatan senjata di semua titik konflik, termasuk di Lebanon. Menurutnya, kepatuhan penuh menjadi syarat utama agar kesepakatan tersebut bisa bertahan dalam jangka panjang.

“Ini merupakan syarat yang perlu agar gencatan senjata dapat dipercaya dan bertahan lama,” ujar Macron, seperti dikutip dari aljazeera, Selasa (9/4/2026).

Di sisi lain, Macron mengingatkan bahwa kesepakatan damai tidak cukup hanya menghentikan pertempuran. Ia menilai isu program nuklir dan rudal balistik Iran, serta kebijakan regional Teheran, juga harus menjadi bagian dari pembahasan.

Selain itu, ia menyinggung pentingnya menjaga jalur pelayaran internasional, termasuk di Selat Hormuz, yang selama ini kerap menjadi sumber ketegangan.

Macron selama ini dikenal menolak opsi militer terhadap Iran dan lebih mendorong pendekatan diplomasi sebagai jalan keluar konflik.

Disisi lain, Washington, muncul kebingungan terkait dasar kesepakatan gencatan senjata yang diumumkan sebelumnya.

Pernyataan Presiden AS Donald Trump disebut merujuk pada proposal 10 poin dari Iran, namun Gedung Putih kemudian memberikan klarifikasi berbeda.

Dalam proposal Iran, terdapat poin yang mencakup penghentian operasi militer Israel di Lebanon selatan serta terhadap sekutu Iran di kawasan, termasuk di Yaman.

Namun hingga kini, belum ada kejelasan versi mana yang benar-benar menjadi acuan dalam kesepakatan tersebut.

Situasi ini membuat arah implementasi gencatan senjata masih belum sepenuhnya jelas.sinpo

Editor: Imantoko Kurniadi
Komentar: