Wanita Bos Tenda di Cibitung Bekasi Ditemukan Tewas Dengan Luka di Leher

Oleh: Bachtiarudin Alam
Jumat, 10 April 2026 | 20:22 WIB
Ilustrasi TKP. (Foto/Pixabay)
Ilustrasi TKP. (Foto/Pixabay)

BeritaNasional.com - Warga Desa Kertamukti, Cibitung, Kabupaten Bekasi digegerkan dengan penemuan seorang wanita yang telah tewas di rumahnya. Kondisinya pun sangat mengenaskan dengan luka di bagian leher.

Diketahui jika korban berinisial ES (60) yang dikenal sebagai bos penyedia tenda hajatan. Informasi ini disampaikan Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol. Budi Hermanto.

"Adanya penemuan jenazah seorang perempuan di wilayah Desa Kertamukti, Cibitung, Bekasi. Jenazah tersebut ditemukan dalam kondisi luka," kaya Budi kepada wartawan, Jumat (10/4/2026).

Menurutnya, penyebab kematian masih belum diketahui, karena proses penyelidikan masih berjalan, dengan mengevakuasi jenazah korban ke Rumah Sakit Polri Kramat Jati untuk menjalani autopsi. 

"Penyidik Polda Metro Jaya dan Polres Metro Bekasi masih melakukan pendalaman terkait tentang peristiwa ini, apakah terjadi pembunuhan murni atau ada barang-barang yang diambil," terang dia.

Sementara itu, Kapolres Metro Bekasi Kombes Pol. Kombes Pol Sumarni menyampaikan, selain mengevakuasi korban, penyelidik juga telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan memeriksa beberala saksi.

“Sedang dalam penyelidikan kami kasusnya. kita sudah melakukan olah TKP, memeriksa saksi saksi, sekarang masih dilakukan pendalaman dan penyelidikan lebih lanjut," terang dia.

Hasil penyelidikan awal, korban memiliki usaha penyewaan tenda. Namun, polisi belum mengaitkan hal itu dengan motif kejadian termasuk soal video korban bersimbah darah di ruang tamu yang dinarasikan mengalami luka gorok di leher.

“Nanti dokter yang jelaskan kalau sudah keluar hasilnya,” kata Sumarni.

Terkait barang-barang di rumah korban, Sumarni menyebut, sejauh ini belum ditemukan ada yang hilang. Namun pihaknya akan terus menyisir dan mencari barang bukti lainnya untuk mengungkap kasus ini.

“Hasil cek sementara belum ada (yang hilang),” ucap dia. sinpo

Editor: Kiswondari
Komentar: