PAN Nilai Pelaporan Saiful Mujani Cs Tepat, Desak Penegakan Hukum
BeritaNasional.com - Wakil Ketua Umum DPP PAN, Saleh Partaonan Daulay, menilai pelaporan terhadap Saiful Mujani dan Islah Bahrawi sudah tepat dan sesuai ketentuan hukum yang berlaku. Menurutnya, langkah tersebut mencerminkan implementasi penegakan hukum dan demokrasi di Indonesia.
Ia menyebut, meski tanpa survei, banyak masyarakat yang merasa terganggu dengan ajakan untuk mengonsolidasikan diri dalam menjatuhkan Presiden Prabowo Subianto.
“Orang awam saja sangat mudah memahami ajakan itu. Karena disampaikan di muka umum dan direkam secara utuh, dengan mudah pula tersebar di medsos. Ajakan itu sangat potensial ditafsirkan secara salah. Akibatnya, sangat potensial menimbulkan kegaduhan dan ketidaktertiban,” ujar Saleh.
Saleh menilai, jika pihak kepolisian menelaah video tersebut, terdapat sejumlah potensi pelanggaran yang bisa ditemukan. Ia menyebut kemungkinan adanya unsur pencemaran nama baik, ujaran kebencian, hingga ajakan untuk menurunkan pemerintahan yang sah.
“Betul bahwa semua orang memiliki hak untuk berbicara di muka umum. Namun jika pembicaraannya dinilai mengganggu dan menimbulkan kegaduhan, hal itu boleh dilaporkan ke APH untuk diperiksa. Karena itu, pelaporan ini jangan dianggap remeh. Harus dilanjutkan karena semua orang memiliki kedudukan yang sama di hadapan hukum,” tegasnya.
Ia juga meminta aparat kepolisian segera menindaklanjuti laporan tersebut agar tidak menimbulkan kesan adanya perlakuan berbeda dalam penegakan hukum.
“Pihak kepolisian sudah seharusnya menindaklanjuti pelaporan ini. Dengan begitu, penegakan hukum berlaku untuk semua. Jangan ada kesan bahwa jika aktivis yang dilaporkan, malah tidak diproses,” lanjutnya.
Di sisi lain, Saleh meyakini Presiden Prabowo tidak terlalu mempermasalahkan pidato yang disampaikan Saiful Mujani dan Islah Bahrawi. Menurutnya, kepala negara saat ini tengah fokus pada berbagai agenda prioritas nasional.
Ia menyebut, Prabowo tengah disibukkan dengan program swasembada pangan, pengembangan energi baru terbarukan, pendidikan, kesehatan, penanganan bencana, serta berbagai program dalam Asta Cita.
“Kalaupun dilaporin, mungkin hanya menanggapi biasa saja. Bahkan mungkin hanya tersenyum tipis. Menandakan kalau itu hanyalah rintangan kecil yang tidak perlu dibesar-besarkan,” pungkasnya.
Sebelumnya diwartakan, Pengamat politik Saiful Mujani ternyata telah dilaporkan ke polisi, imbas potongan video yang viral di media sosial menarasikan soal makar terhadap pemerintah yang kini dipimpin Presiden Prabowo Subianto.
Laporan ini dibenarkan Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto terdaftar dengan nomor LP/B/2428/IV/2026/SPKT/POLDA METRO JAYA, tanggal 8 April 2026.
“Iya benar dilaporkan Rabu 8 April 2026 sekira jam 21.30 WIB,” kata Budi saat dihubungi, Kamis (9/4/2026).
GAYA HIDUP | 2 hari yang lalu
EKBIS | 2 hari yang lalu
PERISTIWA | 2 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu
EKBIS | 1 hari yang lalu
EKBIS | 1 hari yang lalu
POLITIK | 1 hari yang lalu
EKBIS | 1 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu






