Preman Tanah Abang yang Rusak Dagangan Bakso Positif Narkoba

Oleh: Bachtiarudin Alam
Sabtu, 11 April 2026 | 09:45 WIB
Polisi Amankan Pelaku Pemalakan Pedagang Bakso di Jakpus. (Foto/istimewa)
Polisi Amankan Pelaku Pemalakan Pedagang Bakso di Jakpus. (Foto/istimewa)

BeritaNasional.com - Kejadian premanisme yang sempat viral di media sosial lewat aksi pemalakan terhadap para pedagang di kawasan Tanah Abang, Jakarta Pusat (Jakpus) berhasil ditangani aparat kepolisian.

Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Pol. Reynold E.P. Hutagalung menyebut tiga pria terduga preman yang salah satunya merusak barang dagangan, hingga memecahkan mangkuk milik penjual bakso telah ditangkap.

“Ketiga pelaku sudah kami amankan. Saat ini sedang dilakukan pemeriksaan lebih lanjut,” ujar Reynold dalam keterangannya dikutip, Sabtu (11/4/2026).

Berdasarkan hasil pemeriksaan, ketiga pelaku selain dibekali senjata tajam (sajam), juga dinyatakan positif mengkonsumsi narkoba sesuai hasil pemeriksaan.

“Hasil pemeriksaan menunjukkan ketiganya positif menggunakan narkotika jenis methamphetamine,” tuturnya.

“Saat ini, penyidik masih melakukan pendalaman terkait kasus tersebut, termasuk proses hukum atas dugaan pemerasan dan ancaman serta penyalahgunaan narkotika,” tambah dia.

Sedangkan dari pengakuan ketiga pelaku, mereka melakukan aksi premanisme dengan dalih meminta uang jatah keamanan sambil mengancam para pedagang di wilayah Tanah Abang.

“Pelaku meminta uang jatah keamanan sebesar Rp 300 ribu kepada korban sambil mengancam akan melakukan kekerasan apabila tidak diberikan,” ucap dia.

Atas kejadian ini, masyarakat diimbau untuk tidak ragu melapor apabila menemukan tindak kriminalitas. Dengan memanfaatkan layanan call center 110 yang dapat dihubungi ketika masyarakat membutuhkan bantuan polisi.

Sebelumnya, dikutip melalui akun Instagram @jabodetabek24info, terekam aksi preman itu turut merusak mangkok dari penjual bakso yang sempat menolak memberikan uang Rp100 ribu.

"Seorang pria diduga meminta uang Rp100 ribu untuk bulanan ke pedagang bakso Malang di wilayah Kampung Bali, Tanah Abang,” tulis keterangan dalam akun tersebut.

Tanpa ragu, mangkok tersebut dibanting hingga hancur, pecahannya berserakan di sekitar lokasi jualan. Di balik aksi itu, tersimpan ancaman serius yang memaksa untuk pedagang memberikan uang dengan dalih “Jatah Keamanan”.

“Tak terima lantaran pedagang tersebut meminta tenggang waktu, pria berbadan tegap tersebut menghancurkan mangkok-mangkok bakso yang dibawa pedagang tersebut," tulisnya kembali.sinpo

Editor: Harits Tryan
Komentar: