Pemprov DKI Lanjutkan LEZ Kota Tua, Rano Karno Wacanakan Pembangunan Trem

Oleh: Lydia Fransisca
Minggu, 12 April 2026 | 19:56 WIB
Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno (Beritanasional/Lydia)
Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno (Beritanasional/Lydia)

BeritaNasional.com - Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno, memastikan kebijakan kawasan rendah emisi atau low emission zone (LEZ) di Kota Tua akan dilanjutkan.

Rano mengatakan, Pemprov DKI juga menyiapkan rencana pengembangan transportasi ramah lingkungan berupa trem di kawasan tersebut.

“Memang salah satu tujuan pertama untuk mengurangi emisi. Ada satu format, mungkin rencana kita akan membangun trem di dalam Kota Tua itu,” kata Rano di Balai Kota DKI Jakarta, dikutip Minggu (12/4/2026).

Menurut Rano, moda transportasi trem pernah beroperasi di Jakarta dan dinilai dapat membantu menekan emisi kendaraan.

“Dulu dari Harmoni ke Pasar Baru sampai Kota Tua itu ada trem. Saya masih ingat waktu kecil sempat naik. Itu sebetulnya bisa menurunkan emisi,” ujar Rano.

Rano menjelaskan, rencana pembangunan trem masih dalam tahap perencanaan awal dan akan diselaraskan dengan proyek MRT Jakarta yang juga melintasi kawasan Kota Tua.

“Ini sedang kita siapkan, tapi harus didesain bersama-sama dengan MRT, karena di situ juga akan menjadi jalur MRT,” jelas Rano.

Untuk diketahui, kawasan Kota Tua sebelumnya telah ditetapkan sebagai zona rendah emisi pada era Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

Kebijakan itu mulai diuji coba pada 2021 dengan pembatasan kendaraan bermotor berbahan bakar fosil di sejumlah ruas jalan.

Program LEZ diterapkan untuk menekan polusi udara sekaligus mengembalikan fungsi kawasan bersejarah tersebut sebagai ruang publik yang ramah pejalan kaki.

Dalam pelaksanaannya, hanya kendaraan tertentu seperti sepeda, kendaraan listrik, dan angkutan umum ramah lingkungan yang diperbolehkan melintas.sinpo

Editor: Imantoko Kurniadi
Komentar: