Bela Seskab Teddy, Habiburokhman Nilai Fenomena “Inflasi Pengamat” Ada Benarnya

Oleh: Panji Septo R
Senin, 13 April 2026 | 08:37 WIB
Ketua Komisi III DPR RI Habiburokhman menerima audiensi Aliansi Mahasiswa Nusantara. (BeritaNasional/Elvis Sendouw)
Ketua Komisi III DPR RI Habiburokhman menerima audiensi Aliansi Mahasiswa Nusantara. (BeritaNasional/Elvis Sendouw)

BeritaNasional.com -  Ketua Komisi III DPR RI Habiburokhman menyatakan bahwa pernyataan Sekretaris Kabinet Letnan Kolonel Teddy Indra Wijaya mengenai fenomena “inflasi pengamat” memiliki dasar.

Menurutnya, hal itu terlihat dari banyaknya kritik yang disampaikan kepada pemerintahan Presiden Prabowo Subianto, dan sebagian di antaranya telah ditindaklanjuti.

“Ada benarnya pernyataan Seskab Teddy bahwa ada fenomena inflasi pengamat," ujar Habiburokhman dalam keterangan tertulis, Senin (13/4/2025).

"Banyak sekali pengamat yang menyampaikan kritik membangun kepada pemerintah Prabowo, dan banyak pula yang sudah ditindaklanjuti," tambahnya.

Namun, ia menegaskan tidak semua kritik bersifat konstruktif. Menurutnya, ada kritik yang tidak membangun bahkan bersifat merusak atau toxic.

“Ada pengamat yang mengklaim sebagai pengkritik, tetapi yang disampaikan lebih merupakan propaganda hitam, kebohongan, dan kebencian,” ujarnya.

Habiburokhman menekankan pentingnya pembedaan antara kritik yang baik dan buruk. Ia menilai hanya kritik yang konstruktif yang perlu ditindaklanjuti.

“Sementara kritik yang tidak baik harus disikapi dengan edukasi kepada masyarakat agar tidak menjadi racun bagi demokrasi,” ucapnya.

Ia juga memastikan bahwa Presiden tetap menjunjung kebebasan berpendapat. Menurutnya, Presiden Prabowo berkomitmen menjaga prinsip demokrasi.

“Itulah sebabnya hingga saat ini, setelah hampir 1,5 tahun Presiden Prabowo menjabat, tidak ada satu pun warga negara Indonesia yang dijatuhi hukuman karena mengkritik atau bahkan menghina Presiden Prabowo,” kata Habiburokhman.sinpo

Editor: Imantoko Kurniadi
Komentar: