Polemik War Tiket Haji, Menteri Haji: Kalau Terlalu Prematur, Kita Tutup Dulu
BeritaNasional.com - Menteri Haji dan Umroh Mochamad Irfan Yusuf alias Gus Irfan merespons polemik war tiket haji yang sedang ramai belakangan. Kepada Komisi VIII DPR RI, Gus Irfan berjanji akan menghentikan wacana ini karena terlalu prematur.
Ia mengakui Kementerian Haji dan Umrah tengah membahas wacana penerapan war tiket untuk ibadah haji.
"Yang sempat ramai ini, saya akui war tiket, war tiket ini memang wacana yang sedang kita bahas di kementerian haji," katanya saat rapat kerja di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (!4/4/2026).
Gus Irfan mengaku sebagai orang yang bertanggungjawab dengan bergulirkan wacana war tiket haji.
"Kalau kita ditanya siapa yang bertanggung jawab, sayalah orang yang pertama melontarkan istilah war tiket ini," ujarnya.
Gus Irfan mengatakan, jika wacana war tiket haji ini dinilai terlalu prematur, maka ia akan menutup usulannya. Saat ini fokus menyelesaikan masalah haji 2026.
"Kalau itu dianggap sebagai terlalu prematur ya akan kita tutup dulu sampai hari ini, sambil kita menyelesaikan haji kita yang sudah di depan mata," ujarnya.

GAYA HIDUP | 2 hari yang lalu
EKBIS | 2 hari yang lalu
PERISTIWA | 2 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu
EKBIS | 1 hari yang lalu
EKBIS | 1 hari yang lalu
POLITIK | 1 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu
EKBIS | 1 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu







