Momen Siswa Taruna Nusantara Belajar Kepemimpinan Langsung dari Istana

Oleh: Tim Redaksi
Kamis, 16 April 2026 | 16:25 WIB
Menlu Sugiono saat memberikan pemaparan kepada siswa Taruna Nusantara di Istana Negara, Jakarta. (Foto/BPMI)
Menlu Sugiono saat memberikan pemaparan kepada siswa Taruna Nusantara di Istana Negara, Jakarta. (Foto/BPMI)

BeritaNasional.com - Kawasan Istana Kepresidenan Jakarta tampak berbeda pada Kamis (16/4/2026) pagi. Ratusan siswa SMA Taruna Nusantara dari kampus Magelang, Cimahi, dan Malang menyusuri lorong-lorong bersejarah yang biasanya tertutup untuk umum.

Kehadiran mereka merupakan bagian dari program “Istana untuk Anak Sekolah”, sebuah inisiatif yang digagas oleh Presiden Prabowo Subianto. 

Program ini bertujuan membuka pintu pusat pemerintahan bagi generasi muda agar mereka dapat mengenal lebih dekat jejak sejarah sekaligus memahami sistem pemerintahan Indonesia.

Para siswa diajak berkeliling mulai dari Istana Merdeka hingga Istana Negara. Di sana, mereka melihat langsung ruang-ruang yang selama ini menjadi saksi bisu penandatanganan perjanjian internasional hingga penyambutan pemimpin dunia. 

Kunjungan ini bukan sekadar wisata sejarah, melainkan upaya memantik imajinasi para siswa tentang tanggung jawab besar di masa depan.

Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi dalam sambutannya menekankan kunci kemajuan Indonesia ada pada kualitas pendidikan dan sumber daya manusia. Ia mengingatkan para siswa bahwa setiap impian besar menuntut kerja keras yang nyata.

“Kau pengen kimia 10 nilainya atau 100 ya kau harus sadar, harus belajar, enggak bisa enggak belajar. Apapun kau mau masuk TNI, mau masuk Polri, ya kau harus sadar dengan konsekuensinya. Ya harus belajar, ya harus kuat lari, kau pelajari itu syarat atau tesnya,” tegas Menteri Pras melalui keterangan persnya pada Kamis.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa status sebagai siswa Taruna Nusantara membawa tanggung jawab moral yang besar bagi bangsa.

“Mulai hari ini sampai kita menghembuskan nafas yang terakhir camkanlah di dalam hatimu bahwa kau, kau memang terpilih dan dipilih untuk mengabdi kepada bangsa, negara dan rakyat Indonesia,” tuturnya.

Senada dengan Mensesneg, Menteri Luar Negeri Sugiono memberikan pembekalan yang membekas. Ia meminta para siswa untuk memiliki kepekaan tinggi terhadap detail dan lingkungan sekitar.

“Jangan apatis, kenali lingkunganmu, kenali kanan kirimu. Kalau perlu kamu tahu berapa jumlah daun dalam pohon yang ada di depan gerbang. Sampai segitu hal-hal yang sifatnya detail,” kata Menlu Sugiono.

Menlu mendorong para siswa untuk menjadikan pengalaman di Istana Merdeka sebagai bahan bakar untuk bermimpi setinggi langit. Ia meyakini bahwa segala pencapaian besar di dunia ini selalu berawal dari sebuah impian yang berani.

“Jadikan apa yang kalian dapatkan selama ada di lingkungan Istana Merdeka ini sebagai satu inspirasi buat kalian. Bermimpilah setinggi-tingginya jangan dibatasi, mumpung kalian mimpi silahkan. Karena segala sesuatu itu mulainya dari mimpi. Semua keberhasilan itu mulainya dari mimpi,” tandasnya.sinpo

Editor: Tarmizi Hamdi
Komentar: