Polres Rokan Hulu Ajak Warga Aktif Cegah Karhutla Sejak Dini

Oleh: Tim Redaksi
Kamis, 16 April 2026 | 18:50 WIB
Polres Rokan Hulu Ajak Warga Aktif Cegah Karhutla Sejak Dini. (Foto/istimewa)
Polres Rokan Hulu Ajak Warga Aktif Cegah Karhutla Sejak Dini. (Foto/istimewa)

BeritaNasional.com - Upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terus diperkuat oleh jajaran Polres Rokan Hulu melalui pendekatan langsung kepada masyarakat. Pada Rabu (15/4/2026), kegiatan sosialisasi karhutla yang disertai penyaluran bantuan sosial digelar di Desa Koto Ruang, Kecamatan Rokan IV Koto.

Kegiatan dipimpin langsung oleh Kapolres Rokan Hulu AKBP Emil Eka Putra, didampingi Wakapolres Kompol I Made Juni Artwan, Kasat Reskrim AKP Tony Prawira, serta Kapolsek Rokan IV Koto IPTU Dodi Ripo bersama personel Polres dan Polsek setempat.

Kapolres Rokan Hulu AKBP Emil menegaskan bahwa pencegahan karhutla harus dibangun melalui kesadaran bersama. Pendekatan persuasif dan humanis dinilai menjadi langkah efektif untuk meningkatkan partisipasi masyarakat.

“Pencegahan tidak bisa dilakukan sendiri. Kunci utamanya ada pada sinergi antara aparat dan masyarakat. Lebih baik mencegah daripada menanggulangi,” ujarnya.

Dalam kegiatan itu, jajaran kepolisian memberikan edukasi langsung kepada warga mengenai bahaya karhutla, mulai dari dampak lingkungan, gangguan kesehatan, hingga konsekuensi hukum bagi pelaku pembakaran hutan dan lahan. Masyarakat juga diajak untuk berperan aktif dalam upaya pencegahan, termasuk melaporkan potensi kebakaran sejak dini.

Selain sosialisasi, kegiatan juga diisi dengan penyaluran bantuan sosial berupa paket sembako kepada masyarakat sebagai bentuk kepedulian Polri. Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu meringankan kebutuhan warga sekaligus mempererat hubungan antara kepolisian dan masyarakat.

Emil mengungkapkan, berdasarkan hasil pemantauan di lapangan, tidak ditemukan titik panas maupun titik api di wilayah Kecamatan Rokan IV Koto. Kondisi ini menunjukkan situasi yang relatif aman dan terkendali.

Polres Rokan Hulu menegaskan komitmennya untuk terus menjaga wilayah tetap bebas dari titik api melalui penguatan kolaborasi lintas sektor.

“Sinergitas antara kepolisian, pemerintah desa, dan masyarakat menjadi faktor kunci dalam menjaga stabilitas lingkungan serta mencegah terjadinya karhutla,” katanya.

Kegiatan berlangsung dalam suasana aman dan kondusif, serta menjadi bagian dari upaya berkelanjutan dalam membangun kesadaran kolektif masyarakat terhadap pentingnya menjaga lingkungansinpo

Editor: Harits Tryan
Komentar: