Iran: Pelanggaran Gencatan Senjata AS Hambat Perundingan Damai

Oleh: Dyah Ratna Meta Novia
Rabu, 22 April 2026 | 00:30 WIB
Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi (Foto/X Abbas Araghchi)
Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi (Foto/X Abbas Araghchi)

BeritaNasional.com - Menteri Luar Negeri Iran Seyed Abbas Araghchi mengatakan, tindakan provokatif dan pelanggaran gencatan senjata AS menjadi hambatan utama bagi kelanjutan perundingan damai antara kedua negara.

Araghchi mengatakan, tindakan AS terhadap pelayaran komersial Iran, termasuk laporan penyitaan kapal kontainer Touska punya Iran beserta awaknya mengganggu upaya damai.

"Sikap yang kontradiktif dan penuh retorika ancaman dari Washington menghambat perundingan damai," kata Araghchi.

Gencatan senjata yang mulai diberlakukan pada 8 April usai pertempuran selama 40 hari masih rapuh. Pakistan telah melakukan mediasi pembicaraan tidak langsung antara Teheran dan Washington, menyelenggarakan putaran pertama perundingan di Islamabad pada 11 dan 12 April. Namun Iran belum mengonfirmasi partisipasinya dalam putaran selanjutnya.

Kantor berita semiresmi Iran, Tasnim, melaporkan kehadiran Iran bergantung pada pemenuhan prasyarat oleh Washington. Kantor berita itu menyebut blokade angkatan laut dan permintaan yang berlebihan AS sebagai hambatan utama.

Araghchi mengatakan, Iran akan memutuskan apakah akan melanjutkan diplomasi dengan mempertimbangkan segala aspek isu tersebut dan perilaku AS.

Ia juga mengatakan, Teheran akan mengambil langkah-langkah untuk melindungi kepentingan dan keamanan nasionalnya.

Sumber: Antarasinpo

Editor: Dyah Ratna Meta Novia
Komentar: