Lagi Giat Tangkap Ikan Sapu-sapu di Matraman, Warga Pergoki Pria Habis Pakai Sabu

Oleh: Bachtiarudin Alam
Selasa, 21 April 2026 | 21:05 WIB
Ilustrasi  tangkap ikan sapu-sapu. (BeritaNasional/Lydia)
Ilustrasi tangkap ikan sapu-sapu. (BeritaNasional/Lydia)

BeritaNasional.com - Aksi sosial menangkap ikan sapu-sapu di kawasan Matraman, Jakarta Timur (Jaktim) mengundang kehebohan warga sekitar. Lantaran, warga malah menangkap seorang pria habis pakai narkotika jenis sabu di sekitar lokasi.

Kejadian ini langsung viral di media sosial (medsos) diungah akun Instagram @warungjurnalis, merekam pelaku yang sudah dalam keadaan tiduran di kali dan sedang ditanya-tanya oleh warga dari atas.

"Giat tangkap ikan sapu-sapu, eh yang ketangkap malah pelaku sabu-sabu dan pelaku direndam warga di Kali Berland Matraman pada Senin (20/4/2026)," tulis keterangan dalam unggahan akun tersebut. 

Kapolsek Matraman, Kompol Suripno membenarkan pihaknya telah memonitor kejadian ini. Di mana, pelaku inisial A yang awalnya dicurigai warga yang tengah melakukan aksi bersih-bersih ikan sapu-sapu di kali.

"Itu biasa kita korve nyari sapu-sapu, kebetulan ada bocah mondar mandir, mencurigakan. Orang yang kerja bakti pada nanya 'Bocah mana itu?' Curiga," kata Suripno saat dihubungi pada Selasa (21/4/2026).

Saat itu, warga pun segera mendekati A untuk dicecar beberapa pertanyaan. Namun karena gelagat yang semakin mencurigakan, warga pun memanggil perangkat RT untuk memeriksa pelaku.

"RT situ meriksa, dia malah mau pergi. Digeledah ditemukan itu (sabu). Kita ambil sama Kanit Reskrim," ucapnya.

Kepada polisi, pelaku mengaku jika sudah membeli sabu dengan berat 0,5 gram. Dugaan A merupakan pecandu semakin kuat setelah hasil tes urine menyatakan yang bersangkutan positif mengkonsumsi narkotika.

Sementara terkait video viral merekam A dalam kondisi tiduran di kali yang surut. Dijelaskan, kalau itu disuruh oleh warga yang kesal, karena tidak kooperatif saat ditanya perihal barang haram yang dikonsumsinya tersebut.

"Itu katanya kesal warga warga situ. Ditanya malah pelintat, pelintut nggak terus terang, akhirnya mau direndam tapi nggak ada airnya, dimasukin ke got itu, tapi nggak ada airnya," katanya.

Karena barang bukti dan kondisi sesuai hasil tes urine, maka A saat ini tengah dilakukan pendalaman oleh pihak kepolisian untuk proses hukum lebih lanjut.

"Nanti tinggal kita rujuk mau rehab atau bagaimana, kita koordinasi dengan kejaksaan. Kalau bisa lanjut disidang kita lanjut, kalau direhab nanti kita carikan tempat rehab," tukas dia.sinpo

Editor: Dyah Ratna Meta Novia
Komentar: