MotoGP 2026 Memanas! Pertarungan di Sirkuit Jerez Jadi Titik Awal Perburuan Gelar

Oleh: Harits Tryan
Rabu, 22 April 2026 | 10:00 WIB
Balapan MotoGP Brasil. (Foto/MotoGP)
Balapan MotoGP Brasil. (Foto/MotoGP)

BeritaNasional.com - Legenda MotoGP, Giacomo Agostini, meyakini bahwa persaingan gelar MotoGP 2026 yang “sesungguhnya” akan dimulai pada akhir pekan ini di Sirkuit Jerez. Ia pun memberikan dukungan kepada juara bertahan, Marc Marquez, untuk bangkit setelah awal musim yang kurang meyakinkan.

Setelah tiga seri pembuka musim, tim Aprilia Racing tampil dominan dengan Marco Bezzecchi yang berhasil memenangi seluruh balapan hari Minggu. Bezzecchi kini memimpin klasemen sementara dengan keunggulan empat poin atas rekan setimnya, Jorge Martin.

Sebaliknya, awal musim kurang bersahabat bagi Ducati Lenovo Team yang baru mengamankan satu podium di balapan utama. Marquez sendiri masih berjuang menemukan performa terbaiknya setelah mengalami cedera bahu pada musim lalu. Hingga tiga balapan pertama, ia berada di posisi kelima klasemen dengan hasil terbaik finis keempat—berbanding terbalik dengan raihan dua kemenangan pada periode yang sama musim lalu.

Dalam pernyataannya di ajang Laureus World Sports Awards di Madrid, Agostini menilai kondisi fisik Marquez yang belum optimal menjadi faktor utama. Namun, ia percaya momentum kebangkitan akan dimulai di Jerez.

“Dia memulai musim dengan persiapan yang kurang dibandingkan pembalap lain. Karena itu, saya pikir kejuaraan dunia yang sesungguhnya dimulai hari Minggu di Jerez,” ujar Agostini dikutip dari Crash, Rabu (21/4/2026).

Dukungan serupa juga datang dari manajemen Ducati. General Manager Ducati Corse, Gigi Dall'Igna, menyebut jeda kompetisi pada April membantu Marquez memulihkan kondisi fisiknya hingga mendekati 100 persen.

Jika berhasil mempertahankan gelar musim ini, Marquez akan menyamai rekor delapan gelar juara dunia milik Agostini, yang bertahan sejak 1975. Agostini sendiri masih memegang rekor gelar grand prix terbanyak di semua kelas dengan total 15 gelar.

“Memang sulit, tetapi rekor memang diciptakan untuk dipecahkan. Saya harap tidak, tetapi jika itu terjadi, saya akan merayakannya bersama mereka,” kata Agostini.

Lebih lanjut, Agostini menegaskan bahwa ia tidak terpaku pada nama besar pembalap, melainkan pada performa di lintasan. Ia mengaku mengapresiasi pembalap yang tampil maksimal dan mampu menghibur penonton, termasuk Marquez, Bezzecchi, Enea Bastianini, hingga Francesco Bagnaia.

“Saya mendukung siapa pun yang memberikan 100 persen dan melakukan hal-hal luar biasa yang tidak bisa dilakukan orang lain,” ujar Agostini.sinpo

Editor: Harits Tryan
Komentar: