Evakuasi Kecelakaan Stasiun Bekasi Timur, Lokomotif KA Argo Bromo Telah Dilepas dari Gerbong KRL

Oleh: Bachtiarudin Alam
Selasa, 28 April 2026 | 09:20 WIB
Lokomotif KA Argo Bromo yang menabrak KRL di Stasiun Bekasi Timur. (BeritaNasional/Bachtiarudin Alam)
Lokomotif KA Argo Bromo yang menabrak KRL di Stasiun Bekasi Timur. (BeritaNasional/Bachtiarudin Alam)

BeritaNasional.com - Lokomotif dari rangkaian kereta api (KA) Argo Bromo Anggrek telah dievakuasi dari Stasiun Bekasi Timur, Jawa Barat. Evakuasi dilakukan dengan menarik lokomotif dengan lokomotif kereta lain pada Selasa (28/4/2026) pagi.

Berdasarkan pantauan beritanasional.com, evakuasi dilakukan sekitar pukul 08.30 WIB. Terlihat lokomotif KA Argo Bromo Anggrek telah dilepas dari rangkaian gerbong kereta rel listrik (KRL) yang sempat ditabrak.

Meski begitu proses, evakuasi untuk rangkaian gerbong KRL masih berlangsung hingga saat ini. Petugas yang masih berada di lokasi mengecek setiap rangkaian KRL mengalami kerusakan parah.   

Sementara itu, di area stasiun tersebut, disiagakan banyak ambulans serta petugas keamanan dari Polri dan TNI untuk membantu pengamanan lokasi. 

Sempat juga terlihat empat kantong jenazah yang dievakuasi dari gerbong KRL untuk segera dibawa ke ambulans.

Sementara itu, Kepala Kantor SAR Jakarta Desiana Kartika Bahari menegaskan fokus operasi saat ini masih pada pencarian dan evakuasi korban yang diduga masih berada di dalam rangkaian kereta yang rusak parah.

“Memasuki hari kedua, kami terus mengoptimalkan seluruh personil Basarnas bersama unsur SAR gabungan yang ada. Proses evakuasi dilakukan secara hati-hati menggunakan peralatan ekstrikasi mengingat kondisi rangkaian kereta yang mengalami kerusakan cukup parah. Prioritas kami adalah menemukan dan mengevakuasi seluruh korban secepat mungkin,” ujar Desiana dalam keteranganya 

Berdasarkan data evakuasi yang dimulai pukul 02.42 WIB, tim SAR mengevakuasi satu korban dalam kondisi meninggal dunia. Namun, korban tersebut belum teridentifikasi dan langsung dibawa ke rumah sakit.

Kemudian, pada pukul 04.17 WIB, satu korban selamat atas nama Nurul (26) berhasil dievakuasi dan dirujuk ke RSUD Kota Bekasi. Upaya penyelamatan terus berlanjut. Pada pukul 05.49 WIB, korban atas nama Ata (30) berhasil diselamatkan.

Tak lama berselang, pada pukul 05.59 WIB, satu korban kembali ditemukan dalam kondisi meninggal dunia dan langsung dievakuasi ke rumah sakit. Selanjutnya pada pukul 06.25 WIB, tim SAR berhasil menyelamatkan Mia (26), disusul pada pukul 06.55 WIB korban selamat atas nama Siti Fatonah (47).

Memasuki pukul 07.25 WIB, satu korban selamat lainnya atas nama Endang Kuswati (40) juga berhasil dievakuasi dan segera mendapatkan penanganan medis. Berdasarkan data sementara, hingga pukul 07.30 WIB, jumlah korban tercatat 92 orang. 

Dari jumlah tersebut, 85 orang selamat dan tengah menjalani perawatan di sejumlah rumah sakit. Sementara itu, sebagian lainnya diperbolehkan pulang karena hanya mengalami luka ringan. Lalu, tujuh orang dinyatakan meninggal dunia.

Para korban dievakuasi ke sejumlah rumah sakit di wilayah Bekasi dan sekitarnya. Di antaranya, RS Bela Bekasi, RS Bhakti Kartini, RS Hermina Bekasi, RS Mitra Keluarga Bekasi Barat, RS Mitra Keluarga Bekasi Timur, RS Mitra Plumbon, RS Primaya Bekasi, RS Siloam Bekasi Timur, RS Siloam Cikarang, hingga RS Polri Kramat Jati.sinpo

Editor: Tarmizi Hamdi
Komentar: