200 Ribu Buruh Ramaikan Peringatan May Day di Monas, Arus Lalin Jakarta Diprediksi Padat Besok

Oleh: Bachtiarudin Alam
Kamis, 30 April 2026 | 14:06 WIB
Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Pol Komarudin. (BeritaNasional/Bachtiarudin)
Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Pol Komarudin. (BeritaNasional/Bachtiarudin)

BeritaNasional.com - Ditlantas Polda Metro Jaya tengah mempersiapkan beberapa skema untuk mendukung kelancaran arus lalu lintas selama peringatan May Day yang dipusatkan bakal digelar di Monumen Nasional (Monas) pada Jumat (1/5/2026) besok.

Persiapan itu disampaikan Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Pol Komarudin yang telah melakukan koordinasi beberapa wilayah, mulai Ditlantas Polda Jatim, Jateng, Jabar, Banten, sampai Lampung.

“Dipimpin dari Korlantas untuk memastikan pergerakan saudara-saudara kita buruh besok, pelaksanaan Hari May Day Internasional 2026 yang dipusatkan di Monas ini bisa berjalan dengan tertib, aman, dan lancar,” kata Komarudin kepada wartawan pada Kamis (30/4/2026).

Menurut dia, persiapan itu harus dilakukan dengan baik. Sebab, peringatan May Day di Monas bakal dihadiri ratusan ribu buruh dari berbagai daerah. Presiden Prabowo Subianto juga diperkirakan bakal menghadiri peringatan tersebut.

“Diperkirakan sampai dengan data terakhir yang kami terima, 200 ribu lebih buruh yang akan ke Monas dan ada beberapa kelompok yang mungkin akan melaksanakan kegiatan di beberapa titik Jakarta,” terangnya.

Dengan begitu, Komarudin mengimbau masyarakat, khususnya pengendara, untuk mengantisipasi perjalanan karena arus lalu lintas di Jakarta kemungkinan padat saat peringatan May Day.

“Karena itu, pada kesempatan ini, kami menginformasikan bahwa kemungkinan besok Jakarta akan cukup padat. Namun, kami akan berupaya agar seluruh aktivitas bisa berjalan walau ada perlambatan,” tuturnya.

“Selanjutnya rekayasa yang sudah kami lakukan, kami sudah mengatur rute perjalanan, baik saudara kita datang dari Jawa Timur, Jawa Tengah, Jawa Barat, sampai dengan Lampung, kita sudah atur flow mengarah ke Monas, termasuk kantong-kantong parkir bus yang akan digunakan,” tandasnya.

Sebelumnya, Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) bersama Partai Buruh akan menggelar peringatan Hari Buruh atau May Day di kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta, Jumat (1/5/2026).

Hal ini menjadi salah satu keputusan usai KSPI dan Partai Buruh diterima Presiden Prabowo di Istana Negara pada Selasa (28/4/2026).

“Setelah berdiskusi langsung dengan Presiden Prabowo Subianto mengenai May Day dan masa depan Indonesia, kami memutuskan untuk merayakan May Day di Monas bersama Presiden dan elemen serikat pekerja lainnya,” kata Presiden KSPI sekaligus Partai Buruh Said Iqbal dalam keterangannya yang diterima Rabu (29/4/2026).

Dia menjelaskan keputusan memindahkan rencana aksi May Day yang semula direncanakan di DPR RI bukan tanpa alasan. Ia menegaskan, sebelum tanggal 1 Mei, KSPI telah meminta waktu untuk bertemu presiden dan permintaan tersebut dikabulkan. Pertemuan itu berlangsung pada 28 April 2026 untuk menyampaikan 11 isu atau harapan buruh.

Dalam perayaan May Day di Monas, KSPI akan mengerahkan sekitar 50 ribu massa. Secara keseluruhan, diperkirakan sekitar 100 ribu buruh akan hadir dalam perayaan tersebut bersama berbagai elemen serikat pekerja lain.

Tidak hanya di Jakarta, KSPI yang didukung Partai Buruh juga akan merayakan May Day secara serentak di kota-kota besar di 38 provinsi, mencakup lebih dari 350 kota. 

Beberapa kota yang menjadi pusat kegiatan antara lain Bandung (Jawa Barat), Serang (Banten), Semarang (Jawa Tengah), Surabaya (Jawa Timur), Banda Aceh (Aceh), Batam (Kepulauan Riau), Palembang (Sumatera Selatan), Banjarmasin (Kalimantan Selatan), Makassar (Sulawesi Selatan), Gorontalo, Morowali, dan berbagai kota lainnya.sinpo

Editor: Tarmizi Hamdi
Komentar: