Hari Buruh 2026: Ratifikasi Konvensi 188 dan 190 Didorong Segera Terwujud

Oleh: Lydia Fransisca
Jumat, 01 Mei 2026 | 09:39 WIB
Presiden Prabowo hadiri Hari Buruh 2026 di kawasan Monumen Nasional, Jakarta Pusat. (Foto/Tangkapan Layar)
Presiden Prabowo hadiri Hari Buruh 2026 di kawasan Monumen Nasional, Jakarta Pusat. (Foto/Tangkapan Layar)

BeritaNasional.com - Presiden Prabowo Subianto menghadiri peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) pada 1 Mei di kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat. Kehadirannya disambut meriah oleh ribuan buruh yang telah memadati area sejak pagi.

Dalam kesempatan tersebut, Presiden KSBSI, Elly Rosita Silaban, menyampaikan aspirasi terkait perjuangan buruh.

Ia menilai, kedekatan pemimpin dengan pekerja menjadi kian nyata, simbol keberpihakan terhadap aspirasi mereka.

“Ini bukan kali pertama kami bersama buruh dalam momentum seperti ini. Dari situ terlihat jelas, ketika perjuangan buruh benar-benar diperhatikan, akan tumbuh rasa kepercayaan,” ujarnya di Monumen Nasional, Jakarta, Jumat (1/5/2026).

Ia juga menyinggung harapan besar terhadap komitmen pemerintah dalam isu ketenagakerjaan. Salah satunya terkait peluang Indonesia meratifikasi Konvensi 188 tentang sektor perikanan, yang dinilai penting untuk melindungi pekerja di bidang tersebut.

Selain itu, ia menekankan perlunya kepastian kerja bagi buruh. Menurutnya, praktik kontrak yang tidak jelas serta sistem outsourcing masih menjadi persoalan yang perlu dibenahi melalui kebijakan yang lebih tegas.

Isu perlindungan perempuan di tempat kerja turut menjadi sorotan. Elly mendorong agar Indonesia segera meratifikasi Konvensi 190 mengenai penghapusan kekerasan dan pelecehan di dunia kerja. Saat ini, puluhan negara telah lebih dulu mengesahkannya.

“Perlindungan di tempat kerja harus berlaku untuk semua, tanpa memandang laki-laki atau perempuan. Ini soal rasa aman dan keadilan. Saat ini, 54 negara di seluruh dunia sudah meratifikasi, dan semoga Indonesia bisa menjadi negara ke-55,” katanya.sinpo

Editor: Imantoko Kurniadi
Komentar: