Istana soal Video Amien Rais: Prihatin

Oleh: Lydia Fransisca
Sabtu, 02 Mei 2026 | 14:28 WIB
Tokoh politik, Amien Rais. (Foto/Ist)
Tokoh politik, Amien Rais. (Foto/Ist)

BeritaNasional.com - Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) Muhammad Qodari buka suara soal video yang diunggah Amien Rais terkait Presiden Prabowo Subianto dan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya.

Qodari mengatakan, ia merasa prihatin kepada Amien Rais karena terpapar informasi hoaks.

Sebab, tuduhan yang disampaikan Amien Rais berangkat dari interpretasi keliru terhadap sebuah konten lagu di media sosial.

"Kalau saya prihatin ya setelah melihat video Pak Amien Rais itu. Prihatinnya itu Pak Amien Rais karena sebagai tokoh sebagai akademisi sebagai profesor Doktor telah menjadi korban dari hoaks," kata Qodari kepada wartawan, Sabtu (2/5/2026).

“Kenapa korban dari hoaks? Karena dasar penilaian atau tudingan bahwa Pak Letkol Seskab Teddy tadi adalah gay itu adalah sebuah akun yang di dalamnya berisi lagu berjudul Aku Bukan Teddy, yang dianggap oleh Pak Amien Rais bahwa yang menyanyi itu adalah Ibu Titiek,” lanjut dia.

Ia menjelaskan, konten tersebut bukan dinyanyikan oleh Titiek Soeharto dan visual yang digunakan tidak berkaitan langsung dengan lagu tersebut.

“Kalau kita nonton lagu Aku Bukan Teddy, yang jelas bahwa satu, yang nyanyi bukan Titiek. Kedua, gambar Bu Titiek di situ adalah kompilasi atau kolase dari berbagai gambar yang sebetulnya tidak ada hubungannya dengan lagu tersebut,” ujar Qodari.

Qodari pun menegaskan bahwa tuduhan terhadap Teddy adalah gay, tidak punya dasar fakta. Hal itu juga merupakan hasil dari misinformasi.

“Ini contoh dari bahaya medsos, bahaya dari AI, bagaimana seorang tokoh sepintar, sesenior seperti Amien Rais itu bisa menjadi korban hoaks," ucap Qodari.

"Jadi, statement dari Pak Amien rais tentang Pak Teddy itu adalah dasarnya hoaks,” tandasnya.sinpo

Editor: Dyah Ratna Meta Novia
Komentar: