Bukan Hanya Johnny Teddy Wakum, Ternyata Mama Sinta Juga Laporkan Dandhy Dwi Laksono
BeritaNasional.com - Polda Metro Jaya mulai memproses laporan dilayangkan tokoh perempuan adat Merauke, Papua Selatan, Yasinta Moiwend alias Mama Sinta terkait dugaan penipuan menyangkut film dokumenter Pesta Babi.
Dari laporan Mama Sinta tersebut, terungkap ada dua orang yang dilaporkan selain Ketua LBH Merauke Johnny Teddy Wakum (JTW), ternyata ada Sutradara Film Pesta Babi, Dandhy Dwi Laksono.
“Di mana Mama Sinta melaporkan tentang adanya penipuan ataupun pengambilan data pribadi. Nah ini juga masih didalami, ada dua orang yang dilaporkan dalam hal ini, JTW serta saudara DDL,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto saat ditanya wartawan, Selasa (2/6/2026).
Budi mengatakan, untuk kasus ini telah ditangani Ditreskrimum Polda Metro Jaya untuk meminta keterangan dari pelapor, barang bukti, serta saksi-saksi yang telah diajukan dalam laporan tersebut.
Sementara untuk menjawab pertanyaan yang berkembang soal laporan Mama Sinta yang dilayangkan ke Polda Metro Jaya. Budi menegaskan pada prinsipnya polisi tidak boleh menolak laporan, termasuk laporan dari Mama Sinta yang notabene warga dari Papua.
“Seluruh kepolisian tidak boleh menolak laporan masyarakat. Tapi nanti akan didalami dari locus delicti-nya. Proses perkara ini terjadi di mana? Pengambilan data pribadi, termasuk kegiatan-kegiatan ini,” kata Budi.
“Jika itu terjadi di luar locus delicti-nya wilayah Polda Metro, pasti Polda Metro akan berkoordinasi dengan Bareskrim Polri, dengan Mabes Polri, ataupun wilayah hukum Polda di mana terjadi peristiwa pidananya,” tambah Budi.
Sebelumnya, Tokoh perempuan adat Merauke, Papua Selatan, Yasinta Moiwend atau Mama Sinta melaporkan dugaan penipuan ke Polda Metro Jaya terkait film dokumenter Pesta Babi.
Laporan tersebut teregister dengan nomor LP/B/3843/V/2026/SPKT/Polda Metro Jaya tertanggal 29 Mei 2026, dengan Pasal 65 juncto Pasal 67 Undang-Undang Nomor 27 Tahun 2022 tentang Perlindungan Data Pribadi.
“Oh, ya. Yang saya alami di saat ini mulai dari tanggal 8 bulan 4. Film yang diputar di Jayapura, di Maranatha, tanpa izin dari saya. Mereka putar film pesta babi itu di mana-mana, saya sakit hati, saya kecewa sekali! Tanpa izin dari saya, tanpa pembicaraan. Itu penjahat itu mereka! Saya punya wajah ini di mana-mana mereka putar film itu, saya sakit hati. Tanpa izin dari saya. Maka itu saya datang ke Jakarta," papar Mama Sinta.
Tanggapan Laporan Mama Sinta
Sedangkan, Tim Kolaborasi Pesta Babi memberikan respons atas laporan yang dilayangkan Tokoh perempuan adat Merauke, Papua Selatan, Yasinta Moiwend atau Mama Sinta ke Polda Metro Jaya terkait film tersebut.
Respon dari Tim Kolaborasi Pesta Babi turut meliputi organisasi yang mendukung pembuatan film tersebut di antaranya, Ekspedisi Indonesia Baru, Greenpeace Indonesia, Jubi Media, LBH Papua Merauke, Pusaka Bentala Rakyat, dan Watchdoc.
“Mama Yasinta Moiwend adalah seorang tokoh perempuan adat Malind yang sudah lama berjuang untuk diri dan komunitasnya, jauh sebelum proses pembuatan film dokumenter ini berlangsung,” tulis keterangan resmi dari Tim Kolaborasi Pesta Babi diterima Minggu (31/5/2026).
Dalam kesempatan ini, Tim Kolaborasi Film Pesta Babi menghormati apapun sikap Mama Yasinta saat ini dan meminta publik untuk tidak menyudutkan. Sembari sampai saat ini berupaya memahami apa yang terjadi dengan perubahan pilihan sikap ini.
Sebab kondisi perubahan sikap itu terjadi saat video narasi statement dari Mana Sinta yang beredar, Sabtu (23/5/2026) malam, hingga datang ke kantor Mapolda Metro Jaya untuk membuat laporan pada Jumat (29/6/2026).
“Mama Yasinta belum dapat dihubungi atau ditemui langsung. Kami terus berusaha membangun komunikasi dengan Mama Yasinta dan berkoordinasi dengan keluarganya,” tulisnya.
“Kami mengharapkan dukungan perhatian publik terhadap persoalan ini, sembari kita melanjutkan solidaritas untuk upaya penyelesaian persoalan yang begitu besar di Tanah Papua,” tambah dia.

PERISTIWA | 1 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu
OLAHRAGA | 1 hari yang lalu
OLAHRAGA | 2 hari yang lalu
OLAHRAGA | 2 hari yang lalu
DUNIA | 1 hari yang lalu
EKBIS | 2 hari yang lalu
OLAHRAGA | 1 hari yang lalu
POLITIK | 1 hari yang lalu
DUNIA | 18 jam yang lalu






