14 Poin Proposal Iran ke AS, Gencatan Senjata Permanen hingga Diakhirinya Perang di Lebanon

Oleh: Tim Redaksi
Minggu, 03 Mei 2026 | 11:20 WIB
Ilustrasi gencatan senjata Amerika Serikat-Iran. (BeritaNasional/Candra)
Ilustrasi gencatan senjata Amerika Serikat-Iran. (BeritaNasional/Candra)

BeritaNasional.com - Dalam perundingan antara Amerika Serikat (AS) dan Iran, terungkap bahwa Iran telah mengajukan proposal balasan berisi 14 poin kepada AS yang menginginkan penghentian perang secara permanen dan penarikan penuh pasukan AS dari kawasan tersebut.

Proposal ini disampaikan melalui Pakistan sebagai pihak perantara perundingan kedua negara tersebut, yang dilaporkan kantor berita semiresmi Tasnim pada Sabtu (2/5/2026). 

Sementara itu, Washington dalam sembilan poin proposalnya menyerukan gencatan senjata selama dua bulan.

Melansir Tasnim, Teheran mengusulkan jangka waktu 30 hari untuk menyelesaikan isu-isu utama, seraya bersikeras bahwa perundingan ini harus fokus untuk "mengakhiri perang" alih-alih gencatan senjata sementara.

Tuntutan Iran juga mencakup penarikan pasukan AS dari wilayah dekat perbatasannya dan jaminan tidak adanya agresi, serta langkah-langkah ekonomi, seperti pencabutan blokade angkatan laut, pelepasan aset Iran yang dibekukan, pelonggaran sanksi, dan pembayaran kompensasi.

Proposal tersebut juga menyerukan diakhirinya pertempuran di berbagai front, termasuk di Lebanon, dan pembentukan mekanisme tata kelola baru untuk Selat Hormuz, yang merupakan jalur kunci bagi pengiriman minyak global.

Kini, Iran sedang menunggu tanggapan resmi dari para pejabat AS atas proposal tersebut. 

Sebelumnya, media pemerintah menyebutkan bahwa Iran telah menyampaikan proposal baru untuk perundingan melalui Pakistan pada Selasa (28/4/2026).

Sebagai informasi, konflik ini bermula dari serangan Israel dan AS terhadap Teheran dan kota-kota Iran lainnya sejak 28 Februari 2026 ;a;i, hingga menewaskan pemimpin tertinggi Iran saat itu, Ali Khamenei, serta sejumlah komandan senior dan warga sipil Iran.

Iran membalas dengan gelombang serangan rudal dan drone yang menargetkan Israel dan kepentingan-kepentingan AS di kawasan Timur Tengah.

Sebulan lebih berlalu, keduanya sepakat melakukan gencatan senjata yang mulai berlaku pada 8 April, diikuti oleh perundingan antara delegasi Iran dan AS di Islamabad yang gagal menghasilkan kesepakatan.

Sumber: Antarasinpo

Editor: Kiswondari
Komentar: