Jakalcer Fest 2026 Resmi Dibuka, Pasar Seni Ancol Kembali Jadi Pusat Kreativitas
BeritaNasional.com - Jakarta Art, Culture and Creative Festival (Jakalcer Fest) 2026 resmi dibuka di kawasan Pasar Seni Ancol, Jakarta Utara pada Jumat (19/6/2026).
Festival yang berlangsung hingga 28 Juni 2026 itu digelar sebagai bagian dari rangkaian menuju lima abad Jakarta sekaligus menghidupkan kembali Pasar Seni Ancol sebagai ruang aktivitas seni, budaya, dan ekonomi kreatif.
Komisaris PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk Lies Hartono atau Cak Lontong mengatakan, Jakalcer Fest tahun ini mengusung tema "Seamphony of The Arts".
Festival tersebut menjadi wadah pertemuan antara seniman, komunitas kreatif, pelaku UMKM, generasi muda, dan masyarakat.
"Kami ingin Pasar Seni Ancol kembali menjadi pusat kegiatan seni dan budaya. Puluhan tahun lalu, tempat ini merupakan sentra bagi para seniman dalam merintis karier," kata Cak Lontong, Sabtu (20/6/2026).
Menurut Cak Lontong, penyelenggaraan Jakalcer Fest sejalan dengan perjalanan Jakarta yang akan memasuki usia 500 tahun.
"Mari kita rayakan keberagaman dan menjaga warisan budaya. Semoga kegiatan ini menjadi pemantik pertemuan berkelanjutan antara para seniman dan penikmat seni," ujar Cak Lontong.
Sementara itu, Kepala Suku Dinas Kebudayaan Jakarta Utara Dya Perwita Kusuma mengapresiasi langkah Ancol dalam menyediakan ruang bagi para pelaku seni dan budaya.
Menurutnya, dukungan masyarakat menjadi bagian penting dalam keberlangsungan ekosistem seni.
"Kehadiran masyarakat di Jakalcer Fest merupakan bentuk apresiasi terbaik terhadap karya para seniman, baik dengan menikmati pertunjukan maupun membeli produk seni yang ditawarkan," kata Dya.
Dya berharap Pasar Seni Ancol yang memiliki nilai sejarah dapat kembali menjadi pusat kreativitas bagi seniman nasional maupun internasional.
"Pasar Seni ini tidak boleh hidup segan mati tak mau. Kita ingin Pasar Seni kembali hidup dan berkontribusi dengan warna baru," ujar Dya.
Lebih lanjut, Direktur PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk Eddy Prastiyo mengatakan selama 10 hari penyelenggaraan, Jakalcer Fest menghadirkan berbagai program dalam tiga pilar utama, yakni Art Performing, Art Market, dan Art Kuliner.
Festival tersebut melibatkan sejumlah organisasi dan komunitas, termasuk IMARINDO, Federasi Youth Band Indonesia, Persatuan Seniman Komedi Indonesia, serta Lembaga Kebudayaan Betawi melalui Abang None Cilik.
"Festival ini menampilkan pameran karya sekitar 90 seniman Pasar Seni dengan lebih dari 250 partisipan dari berbagai komunitas yang turut memeriahkan acara," ucapnya.
Eddy menyebut unsur seni dan budaya menjadi bagian penting bagi Ancol sebagai destinasi wisata. Ia mengatakan Ancol tidak hanya menjadi kawasan rekreasi, tetapi juga ruang bagi komunitas seni untuk berkembang.
Pihaknya memproyeksikan sekitar 25 ribu pengunjung akan menghadiri Jakalcer Fest 2026 yang bertepatan dengan masa libur sekolah dan rangkaian perayaan HUT ke-499 Jakarta.
"Melalui wajah baru ini, Pasar Seni Ancol diharapkan kembali menjadi jantung budaya yang inklusif bagi seluruh warga Jakarta," tandasnya.
PERISTIWA | 2 hari yang lalu
PERISTIWA | 2 hari yang lalu
EKBIS | 2 hari yang lalu
POLITIK | 1 hari yang lalu
OLAHRAGA | 1 hari yang lalu
POLITIK | 2 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 2 hari yang lalu
EKBIS | 1 hari yang lalu
POLITIK | 1 hari yang lalu
POLITIK | 2 hari yang lalu







