Jasa Marga Catat 489.945 Kendaraan Tinggalkan Jabotabek saat Libur Hari Buruh
BeritaNasional.com - PT Jasa Marga (Persero) Tbk mencatat volume lalu lintas yang meninggalkan wilayah Jabotabek pada periode H-1 hingga H+1 libur Hari Buruh Internasional 2026 mencapai 489.945 kendaraan. Angka tersebut merupakan akumulasi arus lalu lintas dari empat Gerbang Tol (GT) utama, yakni GT Cikampek Utama, GT Kalihurip Utama, GT Cikupa, dan GT Ciawi.
Direktur Utama Jasa Marga Rivan A. Purwantono mengatakan, jumlah tersebut meningkat 4,02 persen dibandingkan lalu lintas normal yang mencapai 471.025 kendaraan. Distribusi lalu lintas menunjukkan mayoritas kendaraan bergerak ke arah Timur (Trans Jawa dan Bandung) sebanyak 222.232 kendaraan atau 45,4 persen.
"Sementara itu, sebanyak 137.897 kendaraan atau 28,1 persen menuju arah Barat (Merak), dan 129.816 kendaraan atau 26,5 persen menuju arah Selatan (Puncak)," ujar Rivan dikutip, Senin (3/5/2026).
Untuk arah Timur, lalu lintas menuju Trans Jawa melalui GT Cikampek Utama tercatat sebanyak 99.109 kendaraan atau naik 7,61 persen dari kondisi normal. Sedangkan menuju Bandung melalui GT Kalihurip Utama mencapai 123.123 kendaraan atau meningkat 14,72 persen. Secara total, kendaraan menuju arah Timur mencapai 222.232 unit atau naik 11,44 persen dibandingkan lalu lintas normal.
Di sisi lain, arus kendaraan menuju arah Barat melalui GT Cikupa menuju Merak tercatat 137.897 kendaraan atau turun 9,23 persen dari kondisi normal. Sementara itu, kendaraan menuju arah Selatan melalui GT Ciawi menuju Puncak mencapai 129.816 kendaraan atau meningkat 8,46 persen.
Rivan menjelaskan lonjakan arus lalu lintas paling signifikan terjadi pada H-1 libur Hari Buruh, tepatnya Kamis (30/04), dengan jumlah kendaraan yang meninggalkan Jabotabek mencapai 170 ribu unit atau naik 20,87 persen dibandingkan lalu lintas normal. Distribusi kendaraan pada hari tersebut didominasi ke arah Timur sebesar 45,3 persen dari total lalu lintas.
“Kami memprediksi arus lalu lintas kembali ke Jabotabek yang terjadi pada hari ini, Minggu (03/05), akan meningkat sebesar 19,4% jika dibandingkan lalin normal. Untuk mengantisipasi lonjakan tersebut, Jasa Marga memastikan layanan operasional berjalan dengan lancar, aman, dan nyaman melalui optimalisasi sarana dan prasarana, kesiapsiagaan petugas, pemanfaatan teknologi, serta kolaborasi yang erat bersama pemangku kepentingan terkait,” tutup Rivan.
Jasa Marga turut mengimbau para pengguna jalan tol untuk merencanakan perjalanan dengan baik, memastikan kondisi kendaraan dan pengemudi dalam keadaan prima, serta memanfaatkan waktu istirahat di rest area. Pengguna juga disarankan memastikan kecukupan bahan bakar dan saldo uang elektronik, serta mematuhi rambu dan arahan petugas di lapangan.
Untuk memantau kondisi lalu lintas secara real time, pengguna dapat memanfaatkan aplikasi Travoy, CCTV jalan tol, serta layanan One Call Center 133 dan media sosial resmi Jasa Marga.
PERISTIWA | 1 hari yang lalu
OLAHRAGA | 1 hari yang lalu
BUDAYA | 1 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu
EKBIS | 1 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 2 hari yang lalu
EKBIS | 1 hari yang lalu
EKBIS | 21 jam yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu





