Kaji Pembentukan IFC, Rosan: Nanti Ada Badan Otoritasnya Sendiri

Oleh: Sri Utami Setia Ningrum
Selasa, 05 Mei 2026 | 18:30 WIB
Menteri Investasi dan Hilirisasi/ Kepala BKPM Rosan Roeslani. (Foto/BPMI)
Menteri Investasi dan Hilirisasi/ Kepala BKPM Rosan Roeslani. (Foto/BPMI)

BeritaNasional.com -  Indonesia Financial Center (IFC) yang tengah dikaji pemerintah akan dikelola oleh badan otoritas khusus. Ditemui seusai seusai rapat di Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Jakarta, Selasa (5/5/2026) CEO Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara) Rosan Roeslani menerangkan keberadaan otoritas tersebut diperlukan untuk mengelola kawasan pusat keuangan khusus.

“Ya nanti itu ada badan otoritas-nya sendiri,” ujarnya.

Menteri Investasi dan Hilirisasi ini juga menyampaikan pembentukan IFC masih pada tahap awal pembahasan dan akan dibahas lebih lanjut melalui koordinasi lintas kementerian dan lembaga.

Pembahasan tersebut melibatkan Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Kementerian Keuangan, Bank Indonesia, dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Menurutnya pemerintah tengah menyiapkan berbagai aspek pendukung, mulai dari regulasi, kerangka hukum, hingga insentif untuk menarik pelaku industri keuangan global.

“Kita nanti akan dipanggil Bapak Presiden, membicarakan untuk pendirian dari Indonesia Financial Center yang rencananya akan kita lihat lokasi-lokasinya di Bali,” ujarnya.

Selain itu pemerintah juga akan mengidentifikasi sejumlah kebutuhan yang perlu ditindaklanjuti oleh masing-masing pihak pemangku kepentingan.

Rosan menambahkan pemerintah akan melakukan studi perbandingan dengan sejumlah pusat keuangan internasional.

“Nanti kita juga akan lihat perbandingan dengan Financial Center yang di Dubai, yang ada di Abu Dhabi, yang ada di Singapura dan yang lain-lainnya,” katanya.

Ia menilai langkah tersebut penting untuk memastikan daya saing pusat keuangan Indonesia di tingkat global.

Ia menyebut Danantara berpotensi berperan sebagai salah satu pemrakarsa yang mengawal dalam pembangunan kawasan pusat keuangan tersebut.

Pembentukan IFC diharapkan dapat meningkatkan peran Indonesia dalam ekosistem keuangan internasional. (Antara)

 sinpo

Editor: Sri Utami Setia Ningrum
Komentar: